TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), membuat kehebohan di sebuah warung kopi kawasan Jalan Al-Falah, Kabupaten Tuban, Kamis (23/05/2025). Tidak hanya berteriak dan bertingkah tak terkendali, ODGJ Tuban tersebut juga merusak sejumlah fasilitas warung, membuat warga sekitar panik dan berhamburan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban Gunadi membenarkan kejadian tersebut. Dia menyebut laporan awal datang dari Pos Pengamanan DPRD Tuban yang menerima aduan dari masyarakat soal adanya ODGJ yang mengamuk di lokasi.
Baca Juga: Tiga ODGJ Resahkan Warga Diamankan Satpol PP Mojokerto
“Jadi kami menerima laporan dari pos DPRD, diinformasikan bahwa ada ODGJ yang mengamuk di salah satu warung kopi. Beberapa fasilitas warung juga dirusak,” ungkap Gunadi saat dikonfirmasi.
Menindaklanjuti laporan itu, pihaknya langsung mengerahkan tim on-call ke lokasi. Proses evakuasi ODGJ Tuban berlangsung cukup menegangkan. Saat akan diamankan, ODGJ tersebut kembali menunjukkan sikap agresif. Meski sempat melawan, evakuasi akhirnya berjalan lancar dan sesuai dengan standart operating procedure (SOP).
“Memang saat proses evakuasi sempat ada perlawanan. Tapi, alhamdulillah bisa kami tangani sesuai SOP. Yang bersangkutan langsung kami serahkan ke dinas sosial untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Petugas Juga Selamatkan 3 Anak Kucing
Menarik perhatian petugas saat proses evakuasi berlangsung, ODGJ Tuban tersebut tampak membawa tiga ekor anak kucing. Dua ekor dimasukkan dalam tas selempangnya, sementara satu ekor lain digendong erat di pelukannya.
Saat petugas mencoba menyelamatkan anak kucing yang digendong, situasi sempat memanas. Pria tersebut menolak melepaskannya dan sempat terjadi ketegangan singkat. Namun, dengan pendekatan persuasif, anak kucing berhasil diamankan dalam kondisi selamat.

Gunadi mengungkapkan, kejadian semacam ini bukan yang pertama. Dalam beberapa bulan terakhir, pihaknya sudah beberapa kali menerima laporan terkait keberadaan ODGJ yang meresahkan warga. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang muncul pada malam hari dan mendatangi rumah-rumah warga secara tiba-tiba.
“Kami memang siaga 24 jam. Kalau ada laporan seperti ini, pasti kami tindak lanjuti,” imbuhnya.
Eks Kadishub Tuban ini juga menyampaikan, peran aktif masyarakat sangat penting dalam menangani kasus serupa. Jika menemukan orang dengan ciri-ciri gangguan jiwa yang mulai meresahkan atau membahayakan, masyarakat diminta untuk segera melapor ke pihaknya.
Baca Juga: Gawat! Kadinsos Tangani 3.000-an ODGJ di Jember: Anak-Anak Jadi Penderita Akibat Main Gadget
“Kalau bisa ditangani secara kekeluargaan oleh warga sekitar, ya silakan. Tapi kalau sudah tidak memungkinkan, apalagi kalau tidak dikenal identitasnya, jangan ragu untuk lapor ke kami,” tegas Gunadi.
Menurut dia, penanganan terhadap ODGJ bukan hanya untuk menjaga ketenteraman lingkungan, tapi juga bagian dari perhatian pemerintah terhadap kesehatan mental warganya.
“Semoga dengan respons cepat seperti ini, suasana masyarakat tetap kondusif, dan mereka yang mengalami gangguan jiwa bisa ditangani lebih baik oleh pihak yang berwenang,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








