MOJOKERTO, Tugujatim.id – Armada baru Kota Mojokerto-Trawas telah mengaspal hampir sekira 1 bulan lalu. Menariknya, feeder baru Mojokerto-Trawas ini dipadati penumpang kala akhir pekan. Sementara destinasi tujuan pada waktu tersebut didominasi objek wisata.
“Akhir pekan Sabtu-Minggu okupansi penumpang antara 60-80 persen. Tujuan yang paling banyak itu Taman Ghanjaran dan Air Terjun Dlundung,” kata Kasi Pengendalian dan Operasional UPT P3 LLAJ Mojokerto Akhmad Yazid, Rabu (17/09/2025).
Sementara okupansi feeder baru Mojokerto-Trawas pada hari biasa belum mencapai 50 persen. Pada hari-hari biasa tingkat okupansi baru terisi sekira 30 persen.
Baca Juga: Pelajar Tewas Usai Terserempet Feeder Simas Ganteng di Tuban
Sebelumnya, Angkutan Penumpang Umum Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Mojokerto kini bertambah lagi. Armada dengan dominasi warna gelap ini mempunyai tiga jenis tarif untuk jarak dekat hingga terjauh.
Untuk tahap awal, tersedia dua armada Isuzu Elf yang mengaspal setiap hari untuk rute Terminal Kertajaya-Terminal Mojosari-Terminal Trawas. Armada tersebut berangkat dari Terminal Kertajaya pada pukul 06.00 hingga berakhir 16.15 WIB.
Sementara tarif resmi yang dipatok adalah Rp10.000 berlaku untuk rute Terminal Kertajaya-Terminal Mojosari. Kemudian tarif Rp17.000 berlaku untuk rute Terminal Mojosari-Wisata Air Terjun Dlundung-Terminal Trawas. Terakhir, tarif Rp25.000 berlaku untuk rute Terminal Kertajaya-Terminal Trawas (langsung).
Sebagai informasi, Kabupaten Mojokerto telah mempunyai sedikitnya 4 sarana transportasi umum yang lebih dulu beroperasi, yaitu Trans Jatim Koridor II rute Mojokerto-Surabaya, Trans Jatim Koridor III trayek Mojokerto-Gresik, trayek angkutan Mojokerto-Batu via Cangar, serta terbaru Trans Jatim Koridor VI untuk rute Mojokerto-Sidoarjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








