• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
RSSA Malang

paguyuban Parkir saat konferensi pers di RSSA Malang.(foto: istimewa)

Paguyuban Jukir RSSA Malang Minta Lelang Parkir Dihentikan Karena Cacat Hukum

Yona Arianto by Yona Arianto
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Malang, Tugujatim– Pengelola Lama Parkir di RS Saiful Anwar Malang mendesak agar proses lelang parkir dihentikan karena cacat hukum dan terindikasi kuat ada kecurangan.

Hal ini disampaikan Pengelola Lama Parkir RSSA Malang yang juga pendiri paguyuban parkir RSSA, Rafel Maulana Malik Ibrahim, Senin, (25/3/2024). Ia juga membantah pertanyaan Wadir Umum dan Keuangan RSSA Malang Henggar Sulistiarto yang menyebutkan pengelolaan parkir tersebut dilakukan secara swakelola.

You might also like

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

21/07/2026 6:45 PM
Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

21/07/2026 6:33 PM

“Menurut saya banyak statement dari Bapak Wadir RSSA yang keliru. Selama ini di sini bukan swakelola. Bahasanya kemarin bukan transisi sebenarnya untuk mengecek keuangan,” ujar Rafel Maulana Malik Ibrahim.

Lebih lanjut ia mengatakan, selama 2,5 tahun dinyatakan dalam masa transisi. “Selama 2,5 tahun parkiran ini dipegang oleh pihak rumah sakit. Komunikasi terakhir oleh pihak rumah sakit Desember 2020,” ungkapnya.

Baca Juga : Berpolemik, Pembelian Lahan Parkir Kayutangan Heritage Rp26,7 M Tunggu Kajian KPK

Karena diambil alih langsung oleh pihak rumah sakit kata dia, pengelola lama parkir RSSA Malang mengalami banyak kerugian. Terlebih puluhan jukir sudah bekerja di tempat tersebut hampir 26 tahun.

“Mulai belum terbentuknya gedung parkir seperti ini, kita dulu dipasrahi langsung oleh Pemkot Malang untuk mengelola di sini. Karena ibarat warga Malang dapat pekerjaan,” sebutnya.

Menurutnya, banyak kerugian dialami juru parkir selama pengelolaan parkir diambil alih oleh pihak rumah sakit. Yang pertama, puluhan jukir tidak dapat Tunjungan Hari Raya (THR).

“Yang kedua, masalah gaji jauh di bawah UMR Kota Malang. Di sini teman-teman selama satu bulan dikalkulasi Rp 1,8 juta. Itupun kalau masuk full. Jadi, di sini kalau izin tidak masuk karena sakit tidak ada,” terangnya.

Tahun 2019, lanjut Rafel, pihak rumah sakit meminta alat parkir. Saat itu, dituruti oleh pengelola lama Parkir RSSA Malang.

“Dulu alat itu yang diminta dari rumah sakit. Belum genap satu tahun, kita sudah diusir,” katanya.

“Padahal pengadaan barang-barang itu tidak murah. Kita hampir menghabiskan Rp 350 juta full sistem di sini,” sambungnya.

Kalau bicara masalah hukum lanjut Rafel, untuk pengakhiran kontrak pengelola lama adalah cacat Hukum.

“Karena dalam draft klausul kontrak kita bersama pihak rumah sakit terakhir itu, untuk pemutusan kontrak, sebenarnya kita harus dipanggil enam bulan terlebih dahulu,” ucapnya.

Ternyata tidak, kata Rafel. Hanya beberapa minggu, pengelola lama diputus kontrak oleh pihak rumah sakit. Pihaknya juga meminta kepada RSSA Malang agar menghentikan proses lelang karena pemutusan kontrak cacat hukum.

“Kami selaku pengelola lama di sini siap menggerakkan masa lebih massif lagi. Agar pengelolaan kembali kepada kami. Yang kedua lelang ini agar berhenti. Karena lelang ini sangat kurang terbuka,” cetusnya.

Langkah selanjutnya dari pihak pengelola lama parkir RSSA Malang akan mengambil jalur hukum. “Kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman pengacara untuk melakukan gugatan ke PTUN,” tuturnya. .

Sementara itu dikonfirmasi mengenai hal itu, Wadir RSSA Malang Henggar Sulistiarto irit komentar. “Lelang sudah kredible karena sesuai persyaratan dan ketentuan,” sebutnya.

Tags: Parkiran RSSAPolemik parkiran RSSARafel Maulana Malik Ibrahim.rs saiful anwarRSSA Malang
Yona Arianto

Yona Arianto

Related Stories

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Next Post
Malang Dreamland.

Liburan di Wahana Ekstrem yang Hits, Malang Dreamland Sajikan Wisata Antimainstream: Seru Seluncuran di Perosotan Viral Tertinggi Se-Jatim

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID