Pakai Peci dan Sarung, Komplotan Maling di Pasuruan Curi Motor Jemaah Masjid

Pakai Peci dan Sarung, Komplotan Maling di Pasuruan Curi Motor Jemaah Masjid

  • Bagikan
Aksi maling motor berpeci dan bersarung curi motor jemaah masjid Masjid Riyadlul Ulum, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/06/2022) pukul 19.00 WIB.
Aksi maling motor berpeci dan bersarung curi motor jemaah masjid Masjid Riyadlul Ulum, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/06/2022) pukul 19.00 WIB. (Foto: Tangkapan layar CCTV)

PASURUAN, Tugujatim.id – Aksi pencurian sepeda motor makin marak terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Kali ini, komplotan maling terekam CCTV mencuri motor milik jemaah Masjid Riyadlul Ulum, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Berdasarkan rekaman CCTV, aksi pencurian motor itu terjadi pada Rabu (22/06/2022) pukul 19.00 WIB.
Mulanya terlihat seorang pria menggenakan peci, baju koko, dan sarung tampak memasuki parkiran masjid.

Sementara satu orang rekannya menaiki motor Yamaha Vixion menunggu di luar masjid. Untuk melancarkan aksinya, maling itu berpura-pura jadi jemaah dan masuk ke kamar mandi masjid.

Ketika jemaah masjid menjalankan ibadah salat, barulah maling mendekati motor Honda Beat hitam yang terparkir.
Hanya butuh waktu 7 detik maling tersebut berhasil menjebol kunci kontak dan membawa kabur motor milik jemaah masjid.

“Pencuri sempat masuk ke kamar mandi, tapi tidak ikut salat. Ketika jemaah sedang sujud salat witir, pencuri ini langsung ngambil motor,” ujar takmir Masjid Riyadlul Ulum, Abdul Wahid, saat dikonfirmasi pada Kamis (23/06/2022).

Dihubungi terpisah, Kapolsek Bangil, Kompol Indro Susetyo, mengungkapkan pihak korban sudah melaporkan kejadian pencurian motor di Masjid Riyadlul Ulum tersebut.

“Motor yang dicuri Honda Beat hitam bernopol N 4591 TCJ milik warga sekitar masjid bernama Mohammad Fuad Bashori,” ujar Indro.

Indro menambahkan jika saat dicuri kondisi motor dalam keadaan dikunci ganda. Selain itu, pemilik juga sudah mengunci stang motor ke arah kanan dengan maksud mempersulit pencuri yang kerap memakai kunci T.

“Kondisi sepeda motor saat itu dikunci stir. Saat korban selesai salat isya dan ingin pulang, sepeda motornya tidak ada di tempat,” imbuhnya.

Untuk mencegah aksi curanmor, para warga diimbau lebih memperketat pengamanan kendaraan ketika diparkir.
Menurut Indro, demi keamanan, masyarakat bisa mempertimbangkan untuk memasang kunci rahasia pada sepeda motornya.

“Lebih waspada dan berhati-hati dalam memarkirkan kendaraannya dengan memasang kunci ganda atau bisa juga kunci rahasia,” pungkasnya.

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan