SIDOARJO, Tugujatim.id — Bukan hanya dikenal sebagai kota industri dan penghasil bandeng, Sidoarjo, Jatim, kini juga mulai menunjukkan sisi lain yang menawan. Di balik hiruk-pikuk kawasan tambak dan perumahan padat, tersimpan destinasi alam yang perlahan naik daun: Pantai Kepetingan.
Lokasinya terletak di Desa Kepetingan, Kecamatan Buduran. Pantai Kepetingan ini menjadi pilihan baru bagi wisatawan yang ingin mencari ketenangan sekaligus menikmati keindahan alam pesisir.
Baca Juga: Jelajahi Sejarah di Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ini Dia Lokasi dan Jam Operasional Terbaru
Berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat kota, perjalanan menuju Pantai Kepetingan bisa ditempuh sekitar 30 menit dengan kendaraan pribadi. Meski akses jalannya belum sepenuhnya mulus, keindahan yang menanti di ujung perjalanan seolah membayar rasa lelah di perjalanan.
Begitu tiba, pengunjung akan disambut angin laut yang lembut, pemandangan perahu nelayan yang berjejer rapi, dan hamparan hutan bakau yang menenangkan mata.
Alam dan Kehidupan yang Menyatu
Berbeda dari pantai-pantai wisata pada umumnya, Pantai Kepetingan punya daya tarik tersendiri. Di sini, wisatawan bisa melihat langsung kehidupan masyarakat pesisir yang masih menjaga tradisi.
Banyak warga yang bekerja sebagai nelayan atau petambak, dan mereka kerap menyapa ramah pengunjung yang datang. Di sela aktivitasnya, warga juga membuka warung kecil yang menjual olahan hasil laut segar seperti ikan bakar, udang, hingga bandeng presto khas Sidoarjo.
Hutan bakau di sekitar pantai menjadi daya tarik lain. Banyak pengunjung memanfaatkannya untuk berfoto atau sekadar menikmati keteduhan. Beberapa spot bahkan disiapkan warga sebagai tempat edukasi bagi anak-anak sekolah yang ingin belajar tentang ekosistem mangrove dan pentingnya menjaga lingkungan pesisir.
Jejak Budaya dan Tradisi Lokal
Pantai Kepetingan juga menjadi lokasi pelaksanaan ritual tahunan masyarakat setempat, yakni Upacara Nyadran Laut. Tradisi ini dilakukan menjelang bulan Ramadan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki laut yang melimpah.
Dalam upacara ini, warga membawa sesaji ke tengah laut, diiringi doa bersama. Nuansa sakral berpadu dengan suasana kebersamaan, membuat momen tersebut selalu menarik perhatian wisatawan yang kebetulan berkunjung.
Ritual ini menjadi simbol kuat bahwa wisata Sidoarjo bukan hanya soal pemandangan alam, tapi juga soal kehidupan dan kearifan lokal yang masih terjaga.
Fasilitas dan Aktivitas Seru
Meskipun masih tergolong wisata alami, beberapa fasilitas sudah mulai tersedia. Pengunjung bisa menyewa perahu untuk berkeliling hutan bakau atau menyusuri muara sungai yang bermuara langsung ke laut Jawa. Ada juga area parkir, gazebo sederhana, serta beberapa warung makan yang menjual kuliner laut.
Menariknya, tidak ada tiket masuk khusus untuk memasuki kawasan ini. Pengunjung cukup membayar parkir dan biaya sewa perahu jika ingin berkeliling. Karena belum terlalu ramai, suasananya pun masih tenang—cocok untuk melepas penat dari rutinitas kota.
Potensi Besar di Balik Kesederhanaan
Dinas Pariwisata Kabupaten Sidoarjo mencatat bahwa minat wisata pesisir mulai meningkat sejak dua tahun terakhir. Pemerintah daerah pun terus mendorong pengembangan wisata berbasis alam dan budaya. Salah satu rencananya adalah memperluas akses jalan menuju Pantai Kepetingan serta menambah fasilitas umum agar wisatawan makin nyaman.
Harapan serupa juga disampaikan oleh sejumlah pengunjung yang meninggalkan ulasan di Google Review.
“Semoga Pemkab Sidoarjo segera mengelola tempat ini, supaya dibuatin akses jalan yang layak, karena tempat ini sangat potensial buat jadi wisata,” tulis Arif Ardi.
Pengunjung lain, Afrizal Rahman, juga berharap ada perhatian lebih dari pemerintah.
“Harusnya Pemkot Sidoarjo membuatkan jalan menuju ke sana supaya banyak pengunjung dan sebagai salah satu destinasi wisata kota Sidoarjo,” ujarnya.
Sementara itu, Dodi Irawan justru terpesona dengan keindahan yang masih alami.
“Keren pantainya, memang boleh sekeren ini pantainya… tidak bisa berkata-kata,” tulisnya dalam ulasan.
Refleksi dan Harapan
Dengan pesona yang dimiliki, Pantai Kepetingan seolah menjadi napas baru bagi pariwisata Sidoarjo. Tempat ini tidak hanya menawarkan keindahan, tetapi juga mengajarkan makna harmoni antara manusia dan alam. Di tengah gencarnya pembangunan industri, keberadaan wisata pesisir seperti ini menjadi pengingat bahwa alam pun layak dijaga dan dinikmati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Fahmi Irmanto/Magang
Editor: Dwi Lindawati








