SURABAYA, Tugujatim.id – Denyut semangat kepahlawanan kembali menggema di jantung Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan rekayasa lalu lintas secara menyeluruh demi kelancaran perayaan teatrikal kolosal tahunan Parade Surabaya Juang 2025, pada Minggu (2/11/2025).
Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dishub Surabaya, Hanang Prasetyo, menyampaikan bahwa penutupan dan pengalihan arus kendaraan akan diberlakukan lebih awal dari jadwal parade.
“Parade dimulai pukul 14.00 WIB, namun proses sterilisasi dan pengamanan jalur sudah kami lakukan sejak pukul 12.00 WIB. Target kami, lalu lintas kembali normal sekitar pukul 17.00 WIB,” jelas Hanang, Minggu, (2/10/2025).
Rute Parade: Dari Tugu Pahlawan ke Balai Pemuda
Parade tahun ini akan menempuh jalur Jalan Pahlawan – Gemblongan – Siola – Grahadi – Balai Pemuda.
Penutupan dimulai dari depan Kantor Gubernur Jawa Timur, sementara arus kendaraan dari arah Jalan Tembaan akan dialihkan ke Jalan Kebon Rojo.
Hanang menegaskan bahwa ruas Jalan Kramat Gantung tidak dilewati karena kondisi jalan yang sempit.
Selain itu, sejumlah titik seperti Jalan Praban (sisi utara) dan Jalan Kenari yang menuju Pasar Genteng juga akan ditutup sementara.
“Rute parade akan berakhir di Balai Pemuda, melintasi kawasan strategis pusat kota yang menjadi ikon perjuangan Surabaya,” terang Hanang.
15 Titik Parkir Resmi Disiapkan
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pengunjung, Dishub telah menyiapkan 15 titik parkir insidentil resmi yang tersebar di sekitar lokasi parade.
Beberapa lokasi parkir antara lain, parkir Gedung Siola, eks Pasar Tunjungan, Jalan Embong Malang (sisi utara), Jalan Genteng Kali (depan Masjid Siola), Jalan Genteng Kali (depan Bank Mandiri), Jalan Gemblongan (sisi kanan), Jalan Praban (sisi kiri), Jalan Genteng Besar (sisi barat setelah pertigaan Pasar Genteng), Jalan Kenari, Jalan Bubutan (sisi kanan), Jalan Kebon Rojo, Pasar Besar Wetan, Taman Apsari, dan parkir Balai Pemuda.
Hanang menambahkan, seluruh informasi rute dan lokasi parkir telah disebarluaskan melalui media sosial Dishub Surabaya agar masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan lebih awal.
“Kami mengimbau warga untuk menggunakan lokasi parkir resmi dan menghindari parkir liar yang berpotensi mengganggu arus kendaraan,” ujarnya.
Waspadai Jukir Liar dan Patuhi Tarif Resmi
Dishub juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur parkir di pinggir jalan sembarangan dan selalu meminta karcis resmi.
Tarif parkir insidentil yang ditetapkan ialah Rp10.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp3.000 untuk roda dua.
*Kami minta warga tetap waspada terhadap oknum juru parkir liar yang mematok tarif di luar ketentuan. Semua demi kenyamanan dan keamanan bersama,” tegas Hanang.
Semangat Surabaya Juang Kembali Menggelora
Parade Surabaya Juang 2025 menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan, menghadirkan ribuan peserta dan penonton.
Selain menjadi tontonan kolosal yang menghidupkan kembali kisah heroik 10 November 1945, kegiatan ini juga menjadi ajang kebanggaan warga Kota Pahlawan.
“Kami berharap seluruh warga turut berpartisipasi menjaga ketertiban demi suksesnya perayaan kebanggaan Surabaya ini,” pungkas Hanang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Layla Aini
Editor: Darmadi Sasongko








