Pasca Dipukul Kapten AFA Syailendra, Ketua DPRD Kota Pasuruan: Benjol di Kepala dan Memar-Memar - Tugujatim.id

Pasca Dipukul Kapten AFA Syailendra, Ketua DPRD Kota Pasuruan: Benjol di Kepala dan Memar-Memar

  • Bagikan
Ketua DPRD Kota Pasuruan yang kena pukul saat terjadi kericuhan pada pertandingan Persekap dan AFA Syailendra di Liga 3 Jatim, Minggu sore (14/11/2021). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
Ketua DPRD Kota Pasuruan yang kena pukul saat terjadi kericuhan pada pertandingan Persekap dan AFA Syailendra di Liga 3 Jatim, Minggu sore (14/11/2021). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

PASURUAN, Tugujatim.id – Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan menanggapi terkait insiden pemukulan yang dilakukan oleh Kapten AFA Syailendra Ilham Wibisono setelah kalah 2-0 melawan Persekap dalam Liga 3 Jatim di Stadion Untung Surapati, Minggu sore (14/11/2021). Ismail Marzuki Hasan mengatakan, pasca pemukulan kini kondisinya sudah membaik dan hanya menderita luka memar di pelipis kepala.

“Cuma benjol sedikit di sebelah kiri, memang kulit kepala saya agak keras,” ujarnya Kamis (18/11/2021).

Selain mengalami benjol di kepala, mata sebelah kirinya juga sempat memerah akibat bogem mentah dari kapten AFA Syailendra.

“Iya mata juga merah, tapi tidak apa-apa,” imbuhnya.

Suasana kericuhan terjadi pada pertandingan Persekap dan AFA Syailendra di Liga 3 Jatim, Minggu sore (14/11/2021). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
Suasana kericuhan terjadi pada pertandingan Persekap dan AFA Syailendra di Liga 3 Jatim, Minggu sore (14/11/2021). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Sebelumnya, pada laga Persekap melawan AFA Syailendra sempat terjadi kericuhan yang melibatkan pemain dan official pada Minggu (14/11/2021). Akibatnya, Kapten AFA Syailendra Ilham Wibisono mendapat sanksi ganda dari Panitia Disiplin PSSI Jatim karena memicu kericuhan.

“Kapten AFA Syailendra diskorsing dua pertandingan berturut-turut ditambah denda Rp 5 juta,” ujar Ketua Panitia Disiplin PSSI Jatim Mustofa Abidin .

Menanggapi sanksi untuk Kapten AFA Syailendra, pelatih Suroso menyayangkan perilaku tidak sportif dari anak didiknya dan meminta maaf kepada ketua DPRD Kota Pasuruan.

“Ya, bagaimanapun yang salah tetap pemain AFA Syailendra. Saya minta maaf pada bapak berbaju putih yang dipukul tadi (ketua DPRD Kota Pasuruan, red). Ini jadi evaluasi bagi kami,” ucapnya.

  • Bagikan