• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
SMAN 1 Taruna Madani.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Peawai sidak ke SMAN 1 Madani, Kabupaten Pasuruan, Selasa (31/10/2023). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Pasca Siswa SMAN 1 Taruna Madani Pasuruan Demo Protes Fasilitas Buruk, Kadindik Jatim Sidak Sekolah

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Insiden demo pelajar SMAN 1 Taruna Madani Pasuruan berbuntut panjang. Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur Aries Agung Peawai sidak ke sekolah tersebut pada Selasa (31/10/2023).

Agung menyatakan tujuan utamanya ke SMAN 1 Taruna Madani adalah untuk menyelidiki secara langsung akar permasalahan yang memicu insiden sebelumnya. Dia memberikan arahan kepada staf pengajar dan tenaga pendidikan untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

“Kami juga memberikan arahan kepada kepala sekolah dan cabang dinas agar anak-anak tidak terganggu dalam proses pendidikannya. Tujuan utama sekolah adalah bagaimana mencapai tujuan mereka,” ujar Agung.

Dia menegaskan bahwa jika ada konflik perlu diselesaikan secara internal. Dia juga menekankan peran dinas pendidikan dan guru-guru dalam memastikan bahwa proses pembelajaran sesuai dengan harapan.

“Apabila masyarakat memberikan masukan, hal tersebut harus ditanggapi dengan baik. Langkah-langkah strategis perlu diambil agar ke depannya tidak terjadi insiden serupa seperti sebelumnya,” tambahnya.

Mengenai tuntutan siswa terkait penurunan kepala sekolah, dia menyatakan bahwa pengambilan keputusan tidak boleh gegabah. Menurut dia, perlu diinvestigasi untuk mengetahui penyebab, masalah, serta masukan dari berbagai pihak.

“Apakah siswa memahami manajemen sekolah? Mungkin ada informasi yang keliru sehingga siswa tidak memahami secara utuh,” jelasnya.

Selain itu, terkait kualitas fasilitas yang dianggap buruk oleh siswa, Agung menekankan bahwa tidak hanya SMAN 1 Taruna Madani yang mengalami masalah tersebut. Hampir semua sekolah menghadapi kendala serupa.

Dan pembiayaan tidak selalu bisa ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Partisipasi masyarakat dalam bentuk sumbangan menjadi penting.

“Kadang-kadang yang di luar ini tidak tahu mana yang dimaksud sumbangan dan mana yang dimaksud dengan iuran. Yang jelas, di sekolah negeri ada iuran yang menentukan nominal itu tidak boleh, itu sudah disanksi oleh gubernur. Tapi, kalau ada sekolah mana pun yang ada bentuk nominal harus disanksi dan harus diinvestigasi,” katanya.

Terkait dugaan korupsi terkait penarikan dana infak yang menentukan nominal, Agung menyatakan jika itu benar akan mengambil langkah-langkah.

“Kami lihat dulu kan ada tingkatan-tingkatannya, tidak mungkin sanksinya sama. Kalau tingkatnya bisa dibina ya kami bina. Kalau ada sesuatu yang dianggap melanggar hukum berat, ya harus disanksi yang memang harus diberlakukan kepada yang bersangkutan,” ujarnya.

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Pasuruan hari iniDemo siswa SMAN 1 Taruna Madani PasuruanKabupaten Pasuruan hari iniKasus SMAN 1 Taruna Madani PasuruanPasca demo siswa SMAN 1 Taruna Madani PasuruanSidak SMAN 1 Taruna Madani PasuruanSiswa SMAN 1 Taruna Madani PasuruanSiswa SMAN 1 Taruna Madani Pasuruan demo
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
bunuh menantu.

Sadis! Mertua di Purwodadi Pasuruan Diduga Bunuh Menantu yang Hamil 7 Bulan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID