• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Darsito pedagang minyak goreng Pasar Baru Tuban, saat menakar minyak gorengnya ke dalam botol.

Darsito pedagang minyak goreng Pasar Baru Tuban, saat menakar minyak gorengnya ke dalam botol. (Foto: Rochim)

Pedagang dan Pembeli Kompak Tolak Larangan Minyak Goreng Curah di Pasar Baru Tuban

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Indonesia akan memberlakukan pelarangan penjualan minyak goreng curah di pasaran pada awal tahun 2022. Menyusul semakin melangitnya harga minyak sawit yang kian hari mencekik leher.

Merespon larangan itu, pembeli minyak curah di Pasar Baru Tuban, Anang (50) merasa keberatan atas kebijakan itu. Karena setiap harinya, dia berjualan gorengan menggunakan minyak curah. Dibandingkan minyak goreng kemasan, minyak curah takarannya lebih banyak dan cocok untuk pedagang gorengan.

You might also like

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM
Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM

“Kalau bisa minyak gorengan curah terus ada di pasaran, tidak dihapus oleh Pemerintah,” ujar Anang saat ditemui dilokasi stan penjualan minyak goreng curah, pasar Baru Tuban, Rabu (25/11/2021).

Anang berharap kepada pemerintah, agar harga minyak goreng segera turun dan stabil kembali. Sehingga geliat ekonomi rakyat, terutama pedagan kecil, seperti gorengan tidak merugi.

Hal yang sama juga disampaikan pedagang minyak goreng Pasar Baru Tuban, Darsito. Pria yang akrab disapa Mas To ini mengatakan, sejak naiknya minyak goreng sebulan terakhir membuat pelanggannya berkurang.

Sebab, sebagian besar yang membeli minyak goreng curah di kiosnya adalah penjual gorengan pinggir jalan. Saat ini, hampir sedikit yang buka, karena dirasa biaya produksi terlalu tinggi, dibandingkan pendapatannya.

“Berkurang pembelinya, karena mahalnya minyak goreng, penjual gorengan malah berkurang,” kata Mas To.

Dia menambahkan, saat ini harga minyak gorengan curah dijual Rp 18.500 per kilogramnya. Dari harga sebelumnya yang hanya dikisaran Rp 13 ribu-Rp 15 per kilogramnya. Sedangkan untuk minyak goreng kemasan sudah mencapai Rp 19 ribu-Rp 20 ribu per liternya.

“Saya jualnya, perbotol air mineral kapasitas 1,5 liter Rp 26 ribu. Harapan ke pemerintah, jangan dihapus dan harganya stabil,” ucapnya.

Tags: Harga Minyak Goreng NaikKabupaten TubanLarangan Minyak Goreng CurahMinyak Goreng CurahPedagang Minyak Goreng Curah
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

Next Post
Para Pemain film pendek 'Celah Cahaya'

Ceritakan Dunia Difabel, Film Pendek 'Celah Cahaya' akan Tayang 5 Desember 2021

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID