Tugujatim.id – Barcelona banyak menggunakan pemain dari akademinya sendiri, La Masia yang memang terkenal banyak mencetak bintang, tapi gelandangnya yang satu ini tidak. Dia adalah Pedri, pemain muda kelahiran Tegueste, Kepulauan Canaria, Spanyol.
Ya, Barcelona tak henti-hentinya menciptakan bakat-bakat baru, mulai dari Xavi dan Iniesta hingga Lamine Yamal. Seakan punya sihir menyulap talenta-talenta baru untuk menjadi pemain bintang.
Pedri sendiri merupakan jebolan akademi salah satu klub Spanyol, Las Palmas. Dilansir dari website resmi Barcelona, Pedri direkrut oleh Blaugrana, julukan Barcelona, pada 2 September 2019, namun dia baru bergabung pada Agustus 2020.
BACA JUGA: Siapa Sangka! Perjalanan Nottingham Forest Dari Tim Mid-Table Jadi Pesaing Juara
Mungkin ini agak terdengar aneh, mengingat gaya bermain Pedri yang sangat khas seperti gaya bermain Iniesta. Passing-passing elegan dikombinasikan dengan visi bermain yang luar biasa membuat setiap gerakannya akan selalu memberikan dampak untuk Barcelona.
Iniesta Regen
Nama Pedri sering disandingkan dengan salah satu legenda Barcelona, Andres Iniesta. Gaya bermain yang sangat khas dengan umpan-umpan terukur membuatnya jadi pilihan utama saat ini dibawah komando Hansi Flick. Tidak hanya memanjakan mata, umpan-umpan direct yang indah menjadi salah satu opsi untuk menyuplai bola kepada trisula depan Barcelona.
Bola-bola lambung yang terukur bisa menjadi opsi ketika Barcelona hendak melakukan switch play, memindahkan bola dari sisi satu ke sisi yang lain secara cepat, di mana di sisi yang lain, Lamine Yamal sudah siap menerima bola dengan kemampuan kontrol bolanya.
BACA JUGA: Total 212 Juta Euro! Bursa Transfer Musim Dingin yang Panas untuk Manchester City
Dilansir dari FotMob, 20 penampilan dari 22 total pertandingan Barcelona musim ini dengan rating rata-rata per pertandingan 7,64 membuktikan bahwa dia adalah gelandang yang tampil konsisten. Melalui umpan-umpan dan visinya, total 40 kesempatan untuk mencetak gol telah dicatatkan musim ini.
Tidak hanya kemampuan passing, ketenangan dan kemampuan untuk menggiring bola juga menjadi nilai tambah untuknya, membuat dirinya menjadi gelandang yang susah direbut saat sedang menguasai bola.
Barcelona dan Timnas Spanyol
Tidak hanya di Barcelona, Pedri juga menjadi pilihan utama di timnas Spanyol di ajang Piala Eropa 2024 kemarin. Dia juga beberapa kali tampil untuk timnas Spanyol kelompok umur.
BACA JUGA: Perebutan Pucuk La Liga! 3 Tim Besar Spanyol Masih Punya Peluang Puncaki Liga Spanyol
Usianya yang masih sangat muda tidak menjadi alasan bagi Luis de la Fuente, Pelatih Spanyol, untuk tidak memilihnya sebagai playmaker utama di level senior, menggeser Dani Olmo yang tampil cukup baik bersama RB Leipzig. Namun sayang, perjalanannya untuk membela timnas Spanyol harus terhenti di babak perempat final melawan Jerman. Dia sempat mengalami cedera di bagian lutut kiri ketika dilanggar oleh Toni Kroos.
Hadirnya Pedri sebagai salah satu bakat muda yang tampil sangat baik memberikan warna baru untuk Barcelona. Setelah era keemasan Xavi dan Iniesta, kini Blaugrana mempunyai gelandang muda baru yang siap menjadi pilar utama proyek jangka panjang tim.
Pedri tidak perlu menjadi ‘The Next Iniesta’; cukup dengan menjadi versi terbaik dirinya sendiri, nama Pedri akan selalu ada di hati penggemar Barcelona, bahkan seluruh penggemar sepakbola dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis : Saddam Alvaro N.P/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko