SURABAYA, Tugujatim.id – Sebagai lembaga keuangan, Pegadaian Jemursari Surabaya memiliki beragam produk yang ditawarkan ke masyarakat. Salah satu produk yang cukup diminati adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). KUR merupakan fasilitas pinjaman modal usaha berbasis syariah bagi pelaku UMKM dengan plafon Rp1 juta hingga Rp50 juta.
Pimpinan Cabang (Pinca) Pegadaian Jemursari Lukman Hakim mengatakan, kelebihan KUR dibanding pinjaman lain adalah proses yang cepat, tanpa agunan, dan biaya pemeliharaan yang ringan.
Baca Juga: Pembiayaan Emas Pegadaian Kalianyar Surabaya Tembus 70 Persen, Investasi Emas Kian Diminati
“Untuk KUR ini salah satu produk kami yang cukup diminati masyarakat ya, hingga Mei ini penyaluran KUR kami sudah mencapai 40 persen dari target,” kata Lukman pada Rabu (27/05/2026).
Namun untuk mendapatkan pinjaman KUR, Pegadaian Jemursari tetap memberlakukan seleksi ketat, salah satunya adalah nasabah harus memiliki usaha yang sudah berjalan minimal 5 tahun. Pihaknya juga akan menyurvei langsung ke lapangan untuk meninjau terkait usaha yang dijalankan oleh nasabah.
“Jadi untuk syaratnya memang cukup ketat ya, harus punya usaha yang sudah berjalan selama 5 tahun. Selain itu, nasabah juga harus berdomisili di wilayah yang menjadi operasi Pegadaian Jemursari,” tambahnya.

Untuk pinjaman pertama yang diberikan biasanya berkisar Rp1 juta-Rp10 juta. Namun jika pembayaran dinilai lancar, maka platform pinjaman dapat ditingkatkan hingga Rp50 juta.
Dengan plafon yang beragam, mulai dari skala super mikro hingga kecil, KUR memberikan fleksibilitas bagi setiap tahapan perkembangan usaha masyarakat.
“Kalau untuk awal paling pinjamannya kecil Rp1 juta-Rp10 juta, nanti kalau bayarnya lancar platformnya bisa kami naikin lagi sampai Rp50 juta,” paparnya.
Ini Jenis Usaha yang Diprioritaskan untuk KUR
Selain memiliki usaha, dalam penyaluran KUR, Pegadaian Jemursari memprioritaskan beberapa jenis usaha, karena dianggap memiliki dampak langsung terhadap perputaran ekonomi di tingkat lokal.
“Seperti kuliner atau usaha makanan, pertanian, perkebunan, ritel, toko kelontong, dan produksi kerajinan tangan,” ungkapnya.
Selain KUR, Pegadaian Jemursari juga melayani pinjaman modal usaha dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor. Untuk platform yang diberikan lebih besar yakni berkisar Rp20 juta-Rp500 juta.
Baca Juga: Prestasi Pegadaian Kalianyar Surabaya, Penyaluran Pembiayaan Tembus Rp 292 Miliar
Untuk syaratnya, calon nasabah mempunyai usaha/bisnis yang telah berjalan minimal selama 12 bulan. Usia kendaraan roda empat maksimal 25 tahun. Untuk syarat BPKB motor, maka maksimal usia kendaraannya adalah 10 tahun.
“Syaratnya mirip sama KUR, harus punya usaha dan kendaraan yang akan dijadikan agunan. Untuk tenornya lebih panjang dan platformnya lebih besar,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Pegadaian Jawa Timur berada di bawah koordinasi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya yang membawahi tujuh deputy yakni Deputy bisnis area Surabaya 1, Deputy bisnis area Surabaya 2, Deputy bisnis area Pemekasan, Deputy Bisnis area Madiun, Deputy Bisnis Area Malang, Deputy Bisnis Area Probolinggo, Deputy Bisnis Area Jember. Sedangkan ada total 70 kantor cabang dan ribuan Unit Pembantu Cabang (UPC) di Jawa Timur. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Husni Habib
Editor: Dwi Lindawati








