SURABAYA, Tugujatim.id – Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus mengakselerasi layanan pembiayaan perjalanan ibadah dengan menggandeng para mitra travel religi dan majelis gereja.
Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Gathering Mitra Pembayaran Porsi Haji dan Wisata Religi yang digelar di Hotel Harris Gubeng, Rabu (3/11/2025).
Acara tersebut menghadirkan sekitar 15 travel religi dan sembilan perwakilan majelis gereja, yang dipertemukan langsung dengan para Pimpinan Cabang Pegadaian Area Surabaya 1 dan Surabaya 2.
Agenda ini tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, namun juga wadah penguatan kolaborasi bisnis jelang penutupan tahun.

Mengangkat tema “Bersama Melangkah, Bersama Beribadah,” pertemuan ini diharapkan menjadi tonggak baru strategi kolaboratif untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan produk perjalanan ibadah, baik Haji maupun wisata religi.
“Ini bagian dari strategi mempertemukan pemimpin cabang dengan mitra religi. Kami ingin akselerasi pertumbuhan terjadi, terutama melalui pembiayaan produk Ibadah Haji dan Wisata Religi,” ujar M. Assofi Trianugraha, Pelaksana Harian Kepala Bagian Humas Pegadaian Kanwil XII Surabaya.
Menurut Assofi, sepanjang 2025, Pegadaian Kanwil XII Surabaya berhasil mencatat Outstanding Loan (OSL) senilai Rp13,205 triliun, atau 114 persen dari target awal Rp11,592 triliun. Capaian tersebut menempatkan Surabaya sebagai wilayah dengan kinerja OSL terbesar di Indonesia tahun ini.
Meski begitu, Pegadaian masih terus berupaya mengejar target maksimal pada pembiayaan segmen perjalanan religi, terutama menjelang tutup tahun. Salah satu strategi percepatan dilakukan melalui penyederhanaan mekanisme layanan dan promosi kemudahan pembiayaan.
Pada kegiatan ini, Pegadaian kembali menekankan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat melalui produk Arrum Haji dan Arrum Safar. Calon jamaah cukup memiliki jaminan emas minimal 3,5 gram, baik berbentuk emas batangan maupun perhiasan, untuk mengajukan pembiayaan.
Asoffi optimistis momentum akhir tahun akan mendorong lonjakan permintaan pembiayaan religi.
“Kami ingin fokus menggenjot pembiayaan dua segmen tersebut dengan mengoptimalkan KPI. Saat ini pencapaian kami sudah mendekati target dengan Arrum Haji di angka 98,93% dan Arrum Safar 86%,” tuturnya.
Dengan capaian kinerja yang terus menunjukkan tren positif, Pegadaian Kanwil XII Surabaya berharap penguatan kemitraan ini dapat membuka akses lebih luas bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah dengan mudah, aman, dan terukur.
Terlebih pada penambahan nilai layanan, percepatan proses, hingga integrasi pemasaran melalui ecosystem partnership disebut akan menjadi fokus percepatan selanjutnya.
“Harapan kami, bukan hanya target yang tercapai, tetapi juga kepercayaan masyarakat semakin tinggi, dan Pegadaian menjadi mitra ibadah yang memberikan manfaat nyata bagi umat,” pungkas Asoffi.
Pegadaian Kanwil XII Surabaya pun optimis dapat menutup tahun 2025 dengan pencapaian lebih baik dibanding target awal. Hal ini sekaligus memperkuat posisi sebagai pusat layanan pembiayaan perjalanan ibadah terbesar di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Layla Aini
Editor: Darmadi Sasongko








