Pemasangan 6 Payung Madinah di Pasuruan Ditarget Rampung 20 Desember 2022

madinah tugu jatim
Wali Kota Pasuruan, Syaifullah Yusuf saat meninjau proyek payung Madinah dan revitalisasi kawasan Alun-alun Kota Pasuruan. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

PASURUAN, Tugujatim.idWali Kota Pasuruan, Syaifullah Yusuf meninjau progres pembangunan proyek payung Madinah dan revitalisasi Alun-alun Kota Pasuruan, pada Kamis (08/12/2022) sore.

Terpantau enam buah payung hidrolik sudah berdiri tegak di depan Masjid Jami’ Al Anwar. Satu payung di antaranya sudah terpasang kain membran yang berfungsi sebagai peneduh ketika payung hidrolik terbuka.

Proyek bernilai Rp17 miliar dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispapora) Kota Pasuruan ini terus dikebut. Pasalnya, proyek ini ditargetkan rampung pada tanggal 20 Desember 2022 mendatang. “Insyaallah akhir Desember, enam payung sudah selesai terpasang, ini pengerjaan terus kita percepat,” ujar Gus Ipul, sapaan akrabnya.

Gus Ipul menegaskan bila nantinya pekerjaan proyek enam payung hidrolik ini terlambat, maka akan diberlakukan denda. Tidak tanggung-tanggung, sanksi denda sebesar Rp18 juta per hari sudah menanti kontraktor apabila belum rampung melewati batas kontrak perjanjian.

Sementara untuk revitalisasi keseluruhan kawasan Alun-alun Kota Pasuruan pada tahun ini ditargetkan baru bisa dirampungkan 60 persen.

Tahun depan, proyek revitalisasi ditargetkan mencapai 80 persen dan penambahan enam buah payung hidrolik dengan anggaran Rp18 miliar. “Baru nanti 2024 target revitalisasi selesai 100 persen,” ungkapnya.

Meski baru rampung 60 persen, namun hasil revitalisasi kawasan Alun-alun Kota Pasuruan sudah bisa dinikmati masyarakat. Bagian sisi dalam alun-alun juga sudah dirombak ulang menjadi lebih rapi dengan penambahan lampu-lampu hias, gazebo, dan wahana permainan anak.

Diharapkan dengan perombakan wajah alun-alun, maka akan menunjang pelaksaaan event-event religi seperti Haul Kyai Hamid dan ziarah makam “Fasilitas publik alun-alun kita perbaiki semua untuk masyarakat sekitar biar lebih nyaman. Kalau sudah nyaman, nanti peziarah yang ke Makam Kiai Hamid juga akan tambah,” pungkasnya.