• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Panitia Lomba Panen Raya melakukan proses penilaian. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Panitia Lomba Panen Raya melakukan proses penilaian. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Pemdes Jetak Tuban Gelar Lomba Panen Raya di Tengah Pandemi Covid-19

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Hingga saat ini terjadinya pandemi Covid-19 masih sangat berdampak pada segala sektor, termasuk perekonomian di Indonesia. Bahkan, imbasnya juga merembet ke ketersediaan lumbung pangan. Karena ruang gerak dibatasi, membuat hasilnya tidak maksimal karena untuk mengendalikan penyebaran wabah Covid-19.

Agar bisa memotivasi lumbung pangan bisa terjaga dengan baik, bahkan diharapkan melimpah. Pemerintah Desa (Pemdes) Jetak, Kecamatan Montong, Tuban, menggelar lomba panen raya. Perhelatan tersebut diikuti 22 petani di desa setempat.

You might also like

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

20/07/2026 8:41 AM

Kepala Desa Jetak Zakky Mubarrok Aly menyebutkan, gelaran ini bertujuan memberikan greget atau semangat pada petani untuk meningkatkan produksi pertaniannya. Sebab, ukurannya desa bisa maju dilihat dari hasil pertanian yang melimpah ruah sehingga perekonomian desa bisa meningkat.

“Ini baru kali pertama digelar dan semoga ke depannya bisa jadi event tahunan,” kata pria yang akrab panggil Zakky ini.

Peserta Lomba Panen Raya yang tengah dilihat oleh panitia. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)
Peserta Lomba Panen Raya yang tengah dilihat oleh panitia. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Sementara itu, Camat Montong Suwoto mengatakan, Kecamatan Montong merupakan salah satu penghasil padi terbaik setelah Plumpang dan Widang. Rata-rata hasil panen padinya bisa menghasilkan 9 ton lebih per hektare.

“Tahun 2019, alhamdulillah, kami menang juara 3 di tingkat kabupaten. Waktu itu yang kami ikutkan kebetulan Desa Pucangan,” kata Suwoto.

Pihaknya berharap inovasi terus dilakukan, selain semangat untuk meningkatkan produksi. Dan juga evaluasi untuk produksi berikutnya agar hasil lebih memuaskan.

“Kami berharap event ini bisa digelar secara rutin setiap tahun. Kalau perlu juga ada di tingkat kecamatan biar nyambung. Jadi antar desa produk pertaniannya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, ketua panitia Lomba Panen Raya Miftahul Huda menjelaskan teknis penilaian menggunakan cara ubinan atau ukuran 6,25 meter persegi digunakan untuk mengambil hasil panen padinya. Kemudian dua ubinan diambil, lalu dirontokan bulir padinya, kemudian ditimbang hasilnya.

“Dari dua ubinan kami timbang, kemudian dibagi dua dan dikalikan seribu enam ratus. Sebab, asumsinya, lahan bisa dipanen mencapai 1.600 ubinan per hektare,” ungkapnya.

Untuk diketahui, proses perlombaan panen raya dimulai sejak 2-10 Maret 2021. Dan ada 22 peserta dalam lomba ini. Dan masing-masing peserta memperebutkan hadiah uang tunai.

Pemenang pertama mendapatkan Rp 1 juta, pemenang kedua Rp 750 ribu, dan pemenang ketiga Rp 500 ribu. Sedangkan tiga juara harapan mendapatkan masing-masing Rp 250 ribu. (Mochamad Abdurrochim/ln)

Tags: Lomba panen rayaLumbung panganPemdes TubanperekonomianpertanianpetaniTuban
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Next Post
Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan yang dilakukan oleh Babinsa Jatisari bersama jajaran samping di ruas jalan raya poros Purwodadi-Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, Rabu (10/3/2021). (Foto: Kodim Pasuruan)

Banyak Warga Tak Pakai Masker, Babinsa Jatisari Pasuruan Terus Imbau Prokes 5M

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID