Pemkab Pacitan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw dan Hari Santri Nasional 2021

Pemkab Pacitan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw dan Hari Santri Nasional 2021

  • Bagikan
Pemerintah Kabupaten Pacitan peringati Maulid Nabi Muhammad saw dan Hari Santri Nasional di Pendopo Kabupaten pada Jumat (22/10/2021)
Pemerintah Kabupaten Pacitan peringati Maulid Nabi Muhammad saw dan Hari Santri Nasional di Pendopo Kabupaten pada Jumat (22/10/2021). (Foto: SS Youtube Pemkab Pacitan)

PACITAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad saw tahun 1443 H yang dirangkaikan dengan Hari Santri Nasional (HSN) di Pendopo Kabupaten Pacitan, Jumat (22/10/2021).

Dilansir dari Pacitanku.com, acara yang digelar secara luring tersebut dihadiri Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Heru Wiwoho Supardi Putra.  Juga hadir para staf ahli Bupati dan asisten Sekda serta para santri. Kegiatan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selain luring, kegiatan itu juga digelar secara virtual yang ditayangkan di kanal Youtube Pemkab Pacitan dan diikuti Camat se-Kabupaten Pacitan.

Peringatan HSN digelar setelah terbitnya Keputusan Presiden RI, Joko Widodo, No. 22 Tahun 2015, tentang penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Selain itu, tahun 2021 (1443 H) ini terasa istimewa, sebab peringatan Hari Santri Nasional berdekatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw pada 19 Oktober 2021 lalu.

Dalam acara tersebut, ustaz Jarohudin memimpin pembacaan Al-Barzanji, salawat dan Mahallul Qiyam sebagai tanda penghormatan pada Rasulullah saw. Al-Barzanji merupakan kitab yang berisi pujian dan riwayat hidup Nabi Muhammad Saw. Sebelumnya, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji membacakan puisi berjudul Bagaimana aku Menirumu Oh Kekasihku. Puisi yang digubah KH. Ahmad Mustofa Bisri yang akrab disapa Gus Mus, ulama kharismatik dari Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Usai membacakan puisi, Pak Aji, sapaan akrab Indrata Nur Bayuaji, menyampaikan harapannya, agar dirinya dan masyarakat berupaya untuk meneladani sikap dan akhlak Rasulullah saw yang sangat mulia.

Terkait peringatan HSN, seperti dilansir timesindonesia.co.id, KH. Mahmud selaku Ketua PCNU Kabupaten Pacitan yang turut hadir di acara tersebut menyampaikan bahwa HSN layak diperingati semua kalangan. Selain karena keputusan pemerintah, juga perlu diingat bahwa Kiai dan santri memiliki peran besar dalam perjuangan kemerdekaan mengusir penjajah. Sejarah kontribusi santri tidak boleh dilupakan.

  • Bagikan