• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar hewan.

Ilustrasi penyemprotan desinfektan di Pasar Hewan Tuban antisipasi persebaran PMK. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Tekan Penyebaran PMK, Pemkab Tuban Bakal Tutup Sementara Pasar Hewan 

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terus meningkatkan langkah preventif untuk menekan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kembali melonjak di awal 2025. Salah satu upaya yang tengah dilakukan adalah rencana penutupan sementara pasar hewan yang dijadwalkan berlaku mulai pasaran pekan depan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKP2P Tuban Pipin Diah Larasati mengungkapkan, hingga 16 Januari 2025, tercatat 104 kasus PMK di 20 kecamatan. Dari jumlah tersebut, 94 ekor ternak masih dalam perawatan, 6 ekor mati, 3 dipotong paksa, dan 1 dinyatakan sehat.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Kami terus mengawasi di lapangan. Petugas kami, baik dokter hewan maupun paramedik di puskeswan kecamatan, langsung merespons laporan dari masyarakat dan memberikan pengobatan menggunakan stok obat yang ada,” ujarnya, Jumat (17/01/2025).

Baca Juga: Imbas PMK, Petugas Semprot Desinfektan di Pasar Hewan Mojokerto

Saat ini sebelum resmi ditutup, Pemkab Tuban bersama badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) telah menyemprot desinfektan di pasar hewan. Penyemprotan ini dilakukan sebelum dan sesudah aktivitas perdagangan sebagai langkah pengendalian virus.

“Kami tetap mengawasi di pasar, termasuk penyemprotan oleh tm BPBD. Ini untuk memastikan keamanan sebelum pasar ditutup sementara,” tambah Pipin.

Namun, penutupan pasar tidak dilakukan secara mendadak. Pemkab memberikan waktu kepada pengelola pasar untuk menyosialisasikan rencana ini kepada para pelaku pasar.

“Kemarin, pengelola pasar meminta penangguhan waktu untuk memberitahukan hal ini kepada pedagang dan pelaku ekonomi lainnya. Langkah ini diambil agar penutupan tidak terkesan tiba-tiba dan semua pihak dapat bersiap,” jelasnya.

Baca Juga: Unggul FC Malang Siap Pertahankan Puncak Klasemen, Joao Almeida Waspadai Kekuatan Ganda Pangsuma FC

Pipin menegaskan, rencana penutupan pasar hewan tidak hanya berdampak pada pedagang ternak, tetapi juga pada pelaku ekonomi lainnya. Karena itu, pemberitahuan lebih awal dinilai penting untuk meminimalkan potensi kerugian.

Dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin sekda Tuban, disepakati bahwa pasar hewan akan ditutup sementara mulai pasaran pekan depan. Selama penutupan, pasar akan didesinfeksi dan dibersihkan secara menyeluruh.

Pipin mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan segera melaporkan jika ada ternaknya yang sakit. Dia juga mendorong peternak untuk memvaksinasi ternak yang masih sehat, menjaga kebersihan kandang, dan tidak membawa ternak yang sakit ke pasar. Langkah ini diharapkan mampu menekan penyebaran PMK tanpa harus mengorbankan roda perekonomian di Kabupaten Tuban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniBerita Pasar Hewan TubanBerita Pemkab TubanBerita penutupan pasar hewan di Kabupaten TubanKabupaten Tuban hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Kasus pungli.

Puluhan Kades di Jember Terjerat Dugaan Kasus Pungli DD dan ADD

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID