• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PKL Alun-alun Tuban

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban, Agus Wijaya, menemui masa aksi PKL Alun-alun Tuban. foto dok. Rochim

Pemkab Tuban: Penataan Alun-alun Harus Tetap Jalan

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
10 months ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pemkab Tuban mengatakan penataan kawasan Alun-alun Tuban harus tetap jalan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban, Agus Wijaya, mengatakan Pemerintah memahami aspirasi para pedagang. Namun, menurutnya, penataan kawasan Alun-alun juga harus tetap dijaga agar tidak semrawut seperti sebelumnya.

You might also like

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

17/07/2026 7:33 PM
Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

17/07/2026 6:45 PM

“Kami menyadari tuntutan yang disampaikan. Tapi memang kami terbentur dengan masalah penataan lokasi. Dua titik relokasi yang disediakan, yakni di Jalan Yos Sudarso dan kawasan parkir Pantai Boom, memang belum berjalan maksimal,” ujarnya.

Agus menjelaskan, salah satu kendala yang membuat lokasi baru sepi adalah jenis dagangan yang kurang variatif. Misalnya, di satu tempat ada sepuluh pedagang bakso atau minuman.

“Jadi monoton dan tidak menarik bagi pengunjung, apalagi peziarah yang datang,” katanya.

Eks Kadia Kopumdag ininmenilai, situasi ini harus menjadi evaluasi bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga para pedagang agar bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar.

“Teman-teman PKL juga perlu berinovasi supaya dagangannya lebih diminati pembeli,” imbuhnya.

Pemkab Tuban, lanjut Agus, sebenarnya sudah melakukan pelatihan dua hingga tiga bulan lalu untuk membantu PKL meningkatkan kualitas produk. Namun, hasilnya belum maksimal.

“Pelatihan sudah kami lakukan, tapi belum semua pedagang menerapkannya. Kami harap ke depan ada perubahan,” tambahnya.

Meski begitu, Agus menegaskan bahwa pemerintah akan tetap menjaga kawasan Alun-alun sebagai ruang publik yang tertib, bersih, dan nyaman.

“Alun-alun sudah kita tata dengan baik dan mendapat apresiasi banyak pihak. Jadi penataan harus tetap berjalan, tapi kami tetap terbuka untuk mencari solusi terbaik bagi PKL,” pungkasnya.

Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) bersama mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tuban menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tuban, Selasa (7/10/2025) sore.

Mereka menuntut agar pemerintah membuka kembali izin berjualan di kawasan Alun-alun Tuban yang selama hampir sepuluh bulan terakhir dinyatakan steril dari aktivitas PKL.

Dalam aksinya, massa membawa spanduk dan poster berisi desakan agar Pemkab Tuban memberi solusi nyata bagi nasib para pedagang yang terdampak relokasi. Mereka menilai, lokasi pengganti yang disediakan pemerintah yakni area parkir Pantai Boom dan Jalan Yos Sudarso, tidak layak karena sepi pengunjung.

“Selama 10 bulan kami tidak bisa jualan di Alun-alun. Pendapatan turun drastis, bahkan ada yang cuma dapat Rp10 ribu per hari. Kami hanya minta keadilan, izinkan kami kembali berjualan,” ujar Ketua Umum PC PMII Tuban, Ahmad Wafa Amrillah, usai menggelar aksi.

Menurutnya, sejak dipindahkan, para PKL merasa dibiarkan tanpa kejelasan. Upaya dialog dengan Pemkab dan DPRD pun disebut tak menghasilkan solusi.

“Bupati belum pernah menemui kami langsung. Yang mewakili hanya bilang Alun-alun harus steril. Jadi belum ada kepastian,” tambahnya.

Wafa menyebutkan, setidaknya ada sekitar 180 PKL yang menggantungkan hidup dari kawasan tersebut. Kini banyak di antaranya terpaksa berhutang atau menutup lapaknya karena sepinya pembeli di lokasi relokasi.

“Kalau terus dibiarkan, ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal keadilan bagi rakyat kecil,” tegasnya. PMII dan para PKL pun berencana akan menggelar aksi lanjutan jika pemerintah belum memberikan solusi konkret.

Menanggapi desakan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban, Agus Wijaya, menyebut pemerintah memahami aspirasi para pedagang. Namun, menurutnya, penataan kawasan Alun-alun juga harus tetap dijaga agar tidak semrawut seperti sebelumnya.

“Kami menyadari tuntutan yang disampaikan. Tapi memang kami terbentur dengan masalah penataan lokasi. Dua titik relokasi yang disediakan, yakni di Jalan Yos Sudarso dan kawasan parkir Pantai Boom, memang belum berjalan maksimal,” ujarnya.

Agus menjelaskan, salah satu kendala yang membuat lokasi baru sepi adalah jenis dagangan yang kurang variatif. Misalnya, di satu tempat ada sepuluh pedagang bakso atau minuman.

“Jadi monoton dan tidak menarik bagi pengunjung, apalagi peziarah yang datang,” katanya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Pemkab TubanPKL TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 7:33 PM
0

Kota Malang, Tugujatim.id - Gaduh pencegahan LGBT di berbagai daerah ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita....

Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 6:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan 3.270 stand bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai bagian dari upaya penataan...

Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Ancam Copot Pejabat yang Lambat Tangani Aduan Warga Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 9:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Usai dua minggu rutin melakukan inspeksi langsung ke lapangan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengambil langkah tegas...

DPRD Tuban

DPRD Tuban Soroti SILPA Rp485,69 Miliar, Dorong Optimalisasi Anggaran dan Peningkatan PAD

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 2:32 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – DPRD Tuban menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam pembahasan tersebut,...

Next Post
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur

Ziarah Sunyi di Den Haag: Jejak Spiritualitas Ketua PW GP Ansor Jawa Timur di Makam Leluhur Presiden Prabowo

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID