TUBAN, Tugujatim.id – Pemkab Tuban akan merenovasi jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. Langkah diambil usai jembatan tersebut ambles pada Kamis (22/5/2025) malam.
Dinas PUPR dan PRKP memastikan jembatan yang menjadi akses vital antara Desa Kablukan dan Desa Bate akan direnovasi total karena kerusakannya menyentuh bagian pondasi.
Kepala Dinas PUPR dan PRKP Kabupaten Tuban, Agung Supriyadi, menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim dari Bidang Bina Marga (BM) telah meninjau langsung kondisi jembatan di lokasi kejadian.
“Sudah kami cek ke lapangan bersama tim dari Bina Marga. Ternyata kerusakan tidak hanya di permukaan, tapi sudah sampai ke bagian pondasi. Artinya, jembatan ini tidak bisa hanya diperbaiki biasa, harus dibongkar dan dibangun ulang,” ujar Agung, Kamis (29/5/2025).
Agung menambahkan, renovasi total ini akan diajukan ke dalam perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (PAPBD) 2025. Saat ini, pihaknya masih menghitung kisaran anggaran yang dibutuhkan untuk pengerjaan jembatan baru tersebut.
BACA JUGA: Pemkab Tuban Perbaiki Jalan Rusak JLS yang Ditanami Pisang oleh Warga
“Sudah kami rencanakan masuk ke PAPBD 2025. Untuk sekarang masih dalam proses penghitungan kebutuhan dananya,” imbuhnya.
Sementara proses perencanaan dan penganggaran berjalan, Pemkab mengambil langkah darurat dengan membatasi jenis kendaraan yang boleh melintasi jembatan. Hanya sepeda motor yang diizinkan lewat, sedangkan kendaraan roda empat dan lebih besar diimbau memutar ke jalur alternatif.
“Untuk sementara, motor bisa lewat satu-satu dengan hati-hati. Sedangkan mobil dan kendaraan besar kami minta memutar demi keamanan bersama,” jelasnya.
Sebelumnya, Kapolsek Bangilan AKP Rukandar juga mengonfirmasi bahwa jembatan tersebut mengalami ambles sedalam sekitar 20 sentimeter setelah diguyur hujan deras selama dua hari. Luapan dari Sungai Anak Kali Kening menyebabkan tanah penyangga jembatan terkikis dan akhirnya membuat permukaan jembatan turun drastis.
BACA JUGA: Banjir Bengawan Solo Surut! Sembilan Sekolah di Rengel-Tuban Siap Kembali Belajar
“Kami sempat kami tutup total. Tapi pagi harinya, pengendara sepeda motor sudah mulai melintas secara hati-hati. Untuk kendaraan roda empat, kami larang melintas karena sangat berisiko,” terang AKP Rukandar saat ditemui Jumat lalu (23/5/2025).
Pihak kepolisian pun telah memasang tanda peringatan dan imbauan di sekitar lokasi agar pengendara tidak memaksakan diri melintas.
Baik pemerintah daerah maupun aparat keamanan saat ini terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan masyarakat. Langkah cepat dan perencanaan matang pun tengah disiapkan agar jembatan penghubung dua desa ini bisa kembali berfungsi normal dalam waktu secepat mungkin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








