TUBAN, Tugujatim.id – Pemkab Tuban menargetkan penurunan angka stunting jadi 14 persen dalam waktu kurang dari dua tahun.
Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono menyampaikan, perlunya melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala Puskesmas, serta jajaran Tim Penggerak PKK Tuban sampai tingkatan bawah.
“Target nasional dan provinsi harus kita kejar. Tahun 2023 angka stunting di Tuban ada di 17,8 persen, dan untuk tahun ini masih menunggu data pusat. Namun target kita jelas, harus turun jadi 14 persen tahun depan,” ujar Wabup Joko Sarwono.
Pasca rapat koordinasi, tim percepatan penanganan stunting Kabupaten Tuban akan mulai bergerak ke desa-desa. Rembuk stunting tingkat desa akan digelar sebagai langkah awal. Posyandu akan jadi titik utama pelaksanaan program, sekaligus pusat pengumpulan data real time.

“Pendekatan kita berbasis data di lapangan. Anak-anak, ibu hamil, hingga data hasil posyandu semuanya akan dianalisis. Ini untuk memastikan intervensi tepat sasaran,” lanjut mantan Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Tuban itu.
Pemerintah daerah menegaskan, mengurangi angka stunting butuh kerja sama, bukan kerja sendirian. Perlu kerja sama lintas sektor, dari pendidikan, sosial, hingga infrastruktur. Selain itu, dukungan masyarakat dan desa sangat diperlukan agar program berjalan maksimal.
“Semua pihak harus turun tangan. Pemerintah desa, kader posyandu, dan keluarga adalah pilar penting. Jangan sampai ada anak Tuban yang tidak tumbuh optimal karena kekurangan gizi,” tegas Wabup Joko.
Langkah yang diambil Pemkab Tuban tak sekadar seremonial. Program akan dijalankan secara terintegrasi dengan menyatukan berbagai instansi dan anggaran. Pemerintah menekankan agar setiap program yang dijalankan punya dampak nyata dan tak berhenti di tengah jalan.
“Penanganan stunting bukan hanya soal gizi. Ini menyangkut masa depan, dan menyentuh aspek pendidikan, ekonomi, hingga sanitasi. Maka harus kita tangani bersama dan tuntas,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








