Pemkot Batu Siap Cairkan Dana Segar untuk 2.800 UMKM - Tugujatim.id

Pemkot Batu Siap Cairkan Dana Segar untuk 2.800 UMKM

  • Bagikan
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat sosialisasi kepada pedagang dan pelaku UMKM di Alun-Alun Kota Wisata Batu. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat sosialisasi kepada pedagang dan pelaku UMKM di Alun-Alun Kota Wisata Batu. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

BATU, Tugujatim.id – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi sektor yang juga terdampak selama masa pandemi Covid-19. Menanggapi hal tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Batu akan segera mencairkan dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap keempat 2021 buat lebih dari 2.800 pelaku UMKM.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Diskoperindag Batu, Eko Suhartono, masing-masing pelaku UMKM akan mendapat bantuan Rp1,2 juta. Bantuan ini dikucurkan datang dari Kemenkop RI.

”Saat ini, proses pendaftaran masih berlangsung. Jadi jika ada pelaku UMKM yang ingin mendaftar masih bisa,” kata dia dihubungi, Minggu (15/8/2021).

Jika sudah terdata, lanjut dia, data itu akan dikirim ke Kementerian Perdagangan untuk diverifikasi. Diharapkan Eko, dari semua usulan itu bisa semua disetujui.

”Kalau kriterianya itu yang sifatnya perseorangan ya bukan kelompok. Masih belum tahu kapan cairnya karena (pendaftaran) masih berlangsung,” kata dia.

Sebelumnya, di tahap pertama yang sudah terverifikasi mencapai 2.364 pelaku UMKM. Hingga saat ini, total sudah ada 3.946 pelaku UMKM di Kota Batu. Jumlah itu diakui lebih banyak dari tahun lalu yang mana hanya 1.000 pelaku UMKM yang lolos verifikasi.

Selain itu, dia menjelaskan kendala selama ini terletak pada pedagang kecil. Dijelaskan Eko, pedagang kecil kerap tidak memiliki ponsel maupun akses ke perbankan. Meski begitu, pihaknya tetap berupaya mengakomodir mereka agar mendapat program bantuan kepada warga terdampak pandemi ini.

”Yang menjadi persoalan, ada beberapa yang belum mengambil. Kalau informasi dari tim, 25 persen penerima belum mengambil. Kami sampaikan ke tim kondisi itu,” pungkasnya.

  • Bagikan