JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp52 miliar untuk perbaikan jalan provinsi yang melintas di Kabupaten Jember.
Komisi D DPRD Jember Satib mengungkap, di tahun-tahun sebelumnya, Kabupaten Jember menjadi prioritas pembangunan jalan dari 38 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jawa Timur.
“Tiga tahun terakhir ini, justru Jember yang mendapat prioritas. Contoh pada 2022, ada pelaksanaan peningkatan jalan mulai dari Kasiyan sampai Kencong. Itu ada dua ruas yang nilainya sekitar Rp80 miliar,” ujar Satib pada Senin (13/01/2025).
Baca Juga: Dies Natalis Ke-23 Sekolah Pascasarjana Unikama: Momen Refleksi dan Inovasi Pendidikan
Selain itu, di tahun berikutnya ada pembangunan jembatan yang melintas di Desa Kasiyan dan selesai pada 2023. Pembangunan jalan provinsi tersebut sempat mengalihkan arus kendaraan truk besar milik PT Imasco Aquatic ke Jalan Rambipuji.
“Kemudian pada 2025 ini ada alokasi Rp52 miliar, yang Rp30 miliar untuk peningkatan jalan, yang Rp22 miliar itu untuk merawat jalan sepanjang. Jadi, sepanjang tahun ada kerusakan-kerusakan, dikerjaan setiap hari ini anggaran dari Rp22 miliar,” jelasnya.
Satib melanjutkan, selain itu jalan dari Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, menuju Kabupaten Lumajang juga terdapat anggaran yang disiapkan. Dia juga menyinggung terkait pernyataan Bupati Jember Hendy Siswanto yang menginginkan pembangunan jalan harus dilandasi beton.
“Dengan dibeton itu akan lebih kuat, cuma di sini hasilnya tidak sepanjang kalau diaspal saja kan seperti itu. Untuk saat ini belum ada pembahasan penambahan alokasi dana,” terang Satib.
Meski anggaran tersebut tidak dapat mencangkup pembangunan jalan provinsi yang rusak sepanjang 10 kilometer, dia menegaskan bahwa untuk saat ini akan berfokus pada penanganan jangka pendek.
“Dengan keterbatasan anggaran yang ada dengan tambahan anggaran rutin dari provinsi yang sebesar itu, harapannya bisa dipakai untuk menghilangkan lubang-lubang yang ada,” kata Satib.
Di samping itu, pihak pemerintah juga meminta PT Imasco Aquatic untuk mengeluarkan corporate social responsibility (CSR) untuk membantu pembangunan jalan atau bahkan peningkatan. Selain itu, pihaknya mendorong PT Imasco Aquatic untuk melakukan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai tawaran dan langkah strategis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








