SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur aman menjelang Hari Raya Iduladha 2024 yang jatuh pada Senin (17/06/2024). Untuk memastikan ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur, pemprov berkoordinasi dengan dinas peternakan kabupaten/kota.
Hasilnya, Dinas Peternakan Jawa Timur mengklaim jika ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur tahun ini mencapai 2,4 juta ekor. Sedangkan untuk hewan kurban sendiri kebutuhannya 426 ekor.
“Artinya, kami masih surplus sekitar 1,9 juta ekor untuk bisa memenuhi kebutuhan hewan kurban secara nasional,” kata Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono.
Untuk diketahui, 2,4 juta ekor tersebut terdiri dari 597.943 ekor sapi dengan kebutuhan 79.311. Sedangkan kambing yang tersedia sebanyak 1.310.245 ekor dengan kebutuhan 291.888 ekor.
Lalu domba sebanyak 519.832 ekor dengan kebutuhan 55.431 ekor. Dan kerbau berjumlah 1.981 ekor dengan kebutuhan 17 ekor.
“Tahun lalu kebutuhan hewan kurban di Jatim mencapai 349 ribu ekor sapi, kambing/domba, maupun kerbau. Tahun ini diprediksi naik 22 persen menjadi 426 ribu ekor,” ungkapnya.
Mantan Sekda Prov Jatim tersebut juga memastikan bahwa seluruh hewan ternak yang siap kurban di Jatim bebas PMK maupun LSD.
“Kami sudah menyiapkan regulasi untuk kesehatan hewan ternak dan surat eradan PMK dan LSD. Karena syarat kurban, hewan harus sehat,” ujarnya.
Adhy juga menjelaskan, Presiden Jokowi telah memesan sapi dari Lamongan, Jawa Timur, berjenis campuran sapi lokal dan Mongolia.
“Kami akan menambah beberapa ekor untuk pesantren. Sapi yang dibeli oleh Pak Presiden di wilayah Jatim juga ada di sini,” terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Indyah Aryani mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan hewan kurban yang sehat. Untuk jaminan keamanan distribusi ke berbagai daerah di Jawa Timur, dinas peternakan akan menyiapkan regulasi pemeriksaan lalu lintas khusus hewan ternak bagi perangkat daerah di setiap kabupatenn/kota.
“Kami sudah sosialisasi ke kabupaten/kota terkait pergerakan hewan ternak nanti. Salah satunya memberikan rekomendasi penerimaan baik dari kabupaten pengirim dan penerima,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati









Comments 1