JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) akan memprioritaskan program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Malang dan Jember. Setidaknya, masing-masing kabupaten/kota di Jatim akan berdiri satu SR sedangkan kedua kabupaten, Malang dan Jember akan akan dibangun dua SR.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, keberadaan program Sekolah Rakyat sangat penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan. Nantinya, program SR diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau miskin dan miskin ekstrem.
“Maka kepada Mensos Gus Ipul sudah menyampaikan, kami minta kuota 40, 38 kabupaten/kota dan 2 pemprov, beliau tanya pemprov untuk apa? Untuk menurunkan kemiskinan lebih signifikan di Kabupaten Malang dan Jember,” ujar Khofifah usai mengikuti serah terima jabatan bupati di DPRD Jember pada Kamis (06/03/2025).
Baca Juga: Wujudkan Jember Baru Maju dan Sejahtera, Khofifah Tekankan pada Indikator Kemajuan
Menurut dia, ketersediaan lahan yang nantinya digunakan sebagai tempat berdirinya Sekolah Rakyat dapat tertangani, baik dari setiap kabupaten/kota maupun dari pemprov. Secara teknis, Khofifah menuturkan bahwa program SR akan berlangsung pada Minggu (09/03/2025).
“Insyaa Allah detail program akan disampaikan oleh beberapa menteri. Satu adalah menteri sosial terkait SR, kedua menteri ATR BPN terkait RDTR Rencana Detail Tata Ruang, ketiga adalah mendes dan menteri koperasi terkait dengan kepresidenan merah putih,” ujarnya.
Pihaknya mengaku, di momen tersebut menginginkan detail dari pelaksanaan program SR. Selain itu, terkait kepresidenan merah putih, apakah pemprov akan membuat yang baru atau membranding dan penguatan dari yang sudah ada.
“Karena beberapa desa sudah mempunyai koperasi, nanti kami ingin membahas itu bersama menteri koperasi dan menteri desa. Intinya adalah kami ingin menangkap peluang paling cepat dari daerah lain supaya kesempatan ini bisa segera didapatkan oleh masyarakat di Jawa Timur lebih baik lagi,” tandas Khofifah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati







