• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
El Nino.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat memberikan keterangan kepada awak media soal El Nino pada Selasa (07/04/2026) (Foto: Husni Habibullah/ Tugu Jatim)

El Nino 2026 Diprediksi Puncak Agustus, Pemprov Jatim Siapkan Ribuan Sumur Bor

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Memasuki penghujung musim hujan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi dan potensi musim kemarau yang dipengaruhi El Nino pada 2026.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, menjelang musim kemarau yang diperkirakan akan terjadi mulai Mei 2026, pihaknya mengantisipasi fenomena alam El Nino.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Baca Juga: Suhu Terpanas 2023 Rekor selama 142 Tahun Terakhir, NASA: Puncak Dampak El Nino Terjadi 2024

El Nino adalah fenomena iklim berupa pemanasan suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur di atas rata-rata normal. Fenomena ini menyebabkan terjadinya bencana kekeringan di sejumlah wilayah di Indonesia.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geogfisika (BMKG) memprediksi El Nino akan mencapai puncak pada Agustus 2026.

“Kami mendengarkan langsung dari BMKG bahwa hasil dari El Nino-Southern Oscillation (ENSO) ini menunjukkan memang gelombang kering yang akan terjadi dengan puncaknya pada Agustus ini,” kata Emil saat ditemui di Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi Bencana Musim Kemarau di Jawa Timur 2026, Selasa (07/04/2026).

El Nino di Jatim.
Suasana Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi Bencana Musim Kemarau di Jawa Timur 2025, Selasa (07/04/2026) (Foto: Husni Habibullah/Tugu Jatim)

Emil menambahkan, dalam kurun waktu 2 tahun Pemprov Jatim telah membangun kurang lebih 2.000 sumur bor dan pihaknya menargetkan membangun lagi 1.800 sumur bor lagi yang dapat digunakan sebagai cadangan air di musim kemarau pada 2026.

Tidak hanya itu, sejumlah infrastruktur untuk menampung air juga telah disiapkan seperti waduk di Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Bojonegoro, dan Nganjuk. Pemprov Jatim juga mempercepat pembangunan waduk di Madiun untuk mengejar musim kemarau yang akan datang.

“Kami mengantisipasi adanya kondisi air ini sudah lebih dari 2.000 sumur bor sebenarnya sudah dikerjakan di 2 tahun terakhir dan tahun ini 1.800 ratusan lagi. Waduk dan dam juga sudah kami persiapkan untuk menampung air mengantisipasi kekeringan,” tambahnya.

Fenomena IOD Membuat El Nino Lebih Kering

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala BMKG 1 Juanda Taufiq Hermawan menuturkan terkait ramainya pemberitaan di masyarakat mengenai isu El Nino Godzilla, hal tersebut tidak benar adanya. Penamaan fenomena El Nino hanya didasarkan pada intensitasnya, yang terdiri dari 3 tingkat yakni lemah, moderat, dan kuat.

“Ketika mengatakan sebuah El Nino itu intensitasnya harus disertakan apakah dia lemah, moderat, atau kuat. Hanya 3 ini saja yang mengiringi istilah El Nino,” tutur Taufiq.

Baca Juga: Antisipasi Potensi Kebakaran Hutan Akibat El Nino di Pasuruan, Gubernur Khofifah Gelar Apel Siaga Karhutla

Sedangkan untuk 2026 ini fenomena El Nino yang terjadi diperkirakan masih berada di tingkat lemah. Hanya saja dikarenakan adanya kombinasi pemanasan suhu permukaan laut di Pasifik (El Niño) dan potensi Indian Ocean Dipole (IOD) positif, yang menggeser pusat pembentukan awan hujan menjauh dari Indonesia, membuat musim kemarau tahun 2026 ini diprediksi lebih kering dan panjang.

“El Nino ini diperkuat juga dengan kondisi yang disebut IOD yang menjadi salah satu faktor penggerak cuaca dan iklim global, dan kemudian menyebabkan adanya dorongan lagi untuk lebih kering,” tutup Taufiq.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Husni Habib

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniEl Nino 2026El Nino di JatimFenomena El ninoFenomena El nino di SurabayaKota Surabaya hari iniSurabaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
ASN Kota Blitar.

WFH Bukan Libur, ASN Kota Blitar Nekat “Long Weekend” Siap-Siap TPP Dipotong!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID