MALANG, Tugujatim.id – Pencarian pria hilang di Malang hingga hari ke-4 masih nihil atau belum membuahkan hasil. Karena itu, Petugas SAR Gabungan mulai menerapkan metode pancing makanan pada survivor di lokasi hilangnya survival di sekitar hutan wilayah Kecamatan Kasembon.
Yoni Fariza K, Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya mengatakan penerapan metode didasarkan pada kesepakatan bersama pasca pencarian pada Senin (17/3/2025). Karena tim masih berkeyakinan survivor masih hidup seiring ditemukannya sendal.
Metode memancing survivor dilakukan dengan menempatkan makanan di beberapa titik gubuk petani di lahan-lahan pertanian sekitar hutan Desa Pait.
”Ada 4 titik yang akan kita taruh makanan,” jelasnya dihubungi, Senin (17/3/2025).
BACA JUGA: Konten Kreator Kuliner Haris Ajee Rugi Rp100 Juta Ikut Arisan Bodong Sembako Murah
Metode ini dilakukan karena informasi dari warga dan keluarga, kalau survivor sudah beberapa kali hilang dari rumah dan menghindar ketika tahu sedang dicari.
”Harapannya jika survivor terpancing dengan makanan ini akan memudahkan kita melakukan pelacakan dengan unit K9,” bebernya.
Hingga Senin malam, sudah 7 personil SAR Gabungan diberangkatkan ke hutan untuk memasang berbagai makanan sebagai pancingan. Besok, sambungnya, unit K-9 akan diberangkatkan terlebih dulu. Ini untuk memberi kesempatan anjing pelacak melaksanakan tugasnya sebelum jejak terpapar oleh jejak-jejak orang atau tim yang lain.
“Dengan begitu, kinerja unit K-9 dalam rangka upaya mempersempit search area bisa lebih maksimal”, tambahnya.
BACA JUGA: Residivis Arisan Bodong di Jember Tipu Lagi Modus Sembako Murah dan Tabungan Hari Raya
Sebelumnya, pencarian hingga hari keempat masih belum dapat menemujan tanda-tanda keberadaan survivor. Meski dalam upaya pencarian sudah mengerahkan sekitar kurang lebih 40 personil Tim SAR gabungan ditambah 2 unit K-9 dari SARDOG Jatim.
Mesdiono (35), warga Dusun Bara’an, Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang dilaporkan menghilang misterius di hutan sejak Kamis (13/3/2025). Sebelum hilang, pria ini pamit mencari rumput.
Mesdiono sebelumnya juga pernah hilang, tepatnya sekitar tahun 2021. Namun dalam kurun 24 jam, ditemukan warga di hutan Dusun Tangkil dengan kisaran jaraknya 3,5 kilometer dari rumahnya.
Mesdiono diketahui biasa mencari rumput dan pulang menjelang malam pada pukul 18:30 WIB. Ia juga diketahui punya kepribadian pendiam dan mudah tersinggung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Darmadi Sasongko








