TULUNGAGUNG, Tugujatim.id – Pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo pada Jumat (10/4/2026), suasana di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso terpantau sepi.
Namun, pemandangan unik terlihat di luar gerbang utama, di mana sejumlah warga justru memanfaatkan momen ini sebagai materi konten media sosial.
Pantauan di lokasi pada Sabtu (11/4/2026), gerbang kediaman resmi orang nomor satu di Tulungagung tersebut tampak tertutup rapat. Hanya terlihat sekitar tiga personel Satpol PP yang berjaga di pos depan. Tidak ada aktivitas protokoler seperti biasanya, namun area seputar pendopo tetap menarik perhatian warga yang melintas.
Merekam Suasana dari Balik Gerbang
Seorang pria terpantau sibuk merekam video menggunakan ponselnya. Ia mulai mengambil gambar dari halaman kantor Satpol PP, kemudian berjalan perlahan menyusuri jalan hingga tiba tepat di depan pintu masuk utama pendopo yang terkunci.
Pria yang enggan menyebutkan namanya tersebut mengaku sengaja datang untuk mendokumentasikan wajah depan pendopo yang kini tengah menjadi pusat perbincangan publik pasca-operasi senyap lembaga antirasuah.
“Cuma mau bikin video saja untuk konten, karena kan sebelumnya Bupati baru saja dijemput KPK,” ujarnya singkat sambil terus mengarahkan kamera ponselnya ke arah pos penjagaan.
Berharap Tata Kelola Pemerintahan Lebih Bersih
Meski datang untuk “ngonten”, pria tersebut tak menampik adanya rasa prihatin yang mendalam atas musibah hukum yang menimpa sang Bupati. Ia menyayangkan karir Gatut Sunu Wibowo yang harus tersandung kasus korupsi di usia jabatan yang tergolong masih sangat muda.
“Sebenarnya prihatin, karena beliau kan baru sekitar 14 bulan dilantik jadi Bupati Tulungagung, harusnya bisa lebih baik,” tambahnya.
Ia pun menaruh harapan besar bagi masa depan Kota Marmer agar kejadian ini menjadi titik balik bagi perbaikan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih ke depannya.
“Harapannya tentu Tulungagung bisa lebih baik lagi. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang, dan pelayanan publik tetap berjalan normal siapa pun nanti yang memimpin,” pungkasnya sebelum beranjak meninggalkan lokasi.
Sebelumnya, tim penyidik KPK melakukan operasi senyap pada Jumat (10/4/2026) malam yang berujung pada pengamanan Bupati Gatut Sunu Wibowo untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.
Tak hanya sang bupati, operasi ini juga menyeret sekitar 12 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Tulungagung yang turut diperiksa secara intensif dan diberangkatkan dari Polres Tulungagung pada Sabtu pagi (11/04/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Moch. Luki Azhari / Kontributor
Editor: Darmadi Sasongko








