• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Polinema.

Tim pengabdian dari Polinema kembangkan pakan otomatis peternakan ayam petelur di Desa Luwuk, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. (Foto: dok Polinema)

Peneliti Polinema Terapkan Sistem Pakan Otomatis Berbasis IoT, Peternakan Ayam Warga di Pasuruan Jadi Lebih Efisien

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Tim pengabdian dari Politeknik Negeri Malang (Polinema) kembangkan Smart Feeding System berbasis Internet of Things (IoT) pada bisnis ternak ayam petelur milik Rofi’i, warga Desa Luwuk, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Polinema menerapkan sistem pengelolaan modern berbasis teknologi.

Polinema berupaya untuk menjawab permasalahan pemberian pakan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Dengan populasi sekitar 2.000 ekor ayam dan produksi telur harian mencapai 1.500–1.700 butir, inovasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas peternakan.

You might also like

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Baca Juga: Polinema dan Polije Gandeng Banijo Farm, Kembangkan Teknologi Penepung Kotoran Kambing dan Digitalisasi UMKM

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim pelaksana yang diketuai Dinda Ayu Permatasari SST MT dengan anggota tim Fitri ST MT dan Nur Chabibi SPd MT.

Dinda Ayu Permatasari SST MT mengatakan, pemberian pakan dilakukan secara otomatis, terjadwal, dan dengan takaran yang lebih presisi melalui sistem ini. Proses kontrol dapat dilakukan melalui aplikasi Blynk di smartphone, sehingga peternak dapat memantau kondisi pakan dan mengendalikan alat dari jarak jauh.

133

 

“Pemberian makan lebih efisien dan otomatis dengan kontrol melalui aplikasi Blynk di smartphone,” katanya.

Dia mengatakan, langkah ini terbukti mengurangi pemborosan pakan, menekan kebutuhan tenaga kerja harian, sekaligus menjaga konsistensi asupan nutrisi ayam. Hasilnya, kualitas dan stabilitas produksi telur meningkat.

166

 

Tidak hanya itu, program ini juga menghadirkan aplikasi pencatatan digital untuk menggantikan sistem pencatatan manual yang sebelumnya berpotensi menimbulkan kesalahan dan kehilangan data. Dengan pencatatan digital, informasi produksi dapat diakses kapan saja dan ditampilkan dalam bentuk grafik, sehingga memudahkan peternak dalam mengevaluasi dan mengambil keputusan berbasis data. Pendampingan dilakukan secara intensif agar mitra benar-benar menguasai penggunaan alat dan aplikasi secara mandiri.

Pakan ternak Polinema.
Tim pengabdian dari Polinema foto bersama di peternakan ayam petelur milik Rofi’i, warga Desa Luwuk, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. (Foto: dok Polinema)

Untuk diketahui, program pengabdian ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan pendanaan Tahun 2025.

Inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi tepat guna dapat memperkuat sektor agribisnis pedesaan, meningkatkan efisiensi, dan mendorong keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Pasuruan hari iniInovasi pakan ternak PolinemaKabupaten Pasuruan hari iniKampus PolinemaPasuruanPeternakan ayam petelur di Pasuruan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

ASN

Pemkab Jember Libatkan 22 Ribu ASN untuk Perkuat Branding Daerah di Ruang Digital

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 5:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai mengoptimalkan kekuatan komunikasi digital untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih...

Next Post
Kasus curanmor di Malang.

Bongkar 18 Kasus Curanmor di Malang, Pelaku Nekat Curi Mobil yang Diservis di Bengkel

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID