MOJOKERTO, Tugujatim.id – Jalur Kereta Api lintas Stasiun Surabaya Gubeng hingga Stasiun Mojokerto dicek secara intens untuk memastikan kesiapan operasional jelang angkutan Lebaran 2026.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa pengecekan ini menjadi upaya preventif untuk memastikan prasarana dan fasilitas pelayanan moda transportasi kereta api dalam kondisi optimal.
“Pengecekan ini sekaligus Safari Ramadan, manajemen melihat langsung kesiapan operasional di lapangan, mulai kondisi rel, wesel, sinyal, termasuk fasilitas layanan di stasiun menjelang masa angkutan Lebaran 2026,” ujarnya, Senin (02/03/2026).
Selama pengecekan, manajemen tidak hanya menginspeksi jalur lintas Surabaya Gubeng–Mojokerto saja. Pengecekan juga dilakukan di sejumlah stasiun lain yang disinggahi, seperti Stasiun Wonokromo, Stasiun Sepanjang, Stasiun Krian, Stasiun Tarik, hingga Stasiun Mojokerto.
Selain pengecekan kondisi fisik prasarana, manajemen juga melihat langsung fasilitas layanan pelanggan, kondisi bangunan, berikut area ruang PPKA di tiap stasiun. Selain itu, dari setiap kunjungan, manajemen berdialog dengan petugas di lapangan untuk mendapat masukan sekaligus memberi arahan.
Mahendro menambahkan bahwa pihak KAI Daop 8 Surabaya menekankan keselamatan sebagai prioritas utama. Seluruh petugas diimbau untuk terus waspada, memberi layanan prima kepada pelanggan, serta menjalankan tugas berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten.
Ia melanjutkan, momentum Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ramadan merupakan bulan penuh makna. Kami ingin pastikan semangat ini tercermin dalam layanan yang semakin baik dan komitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Dengan persiapan yang optimal, kami harap seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya berjalan lancar selama masa angkutan Lebaran,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








