Pengunjung Warung Toak di Tuban Tewas Bersimbah Darah usai Bikin Onar

  • Bagikan
Ismail, warga asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, yang tewas bersimbah darah usai dilempar batu oleh pelaku. (Foto: Humas Polres Tuban/Tugu Jatim)
Ismail, warga asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, yang tewas bersimbah darah usai dilempar batu oleh pelaku. (Foto: Humas Polres Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Peristiwa menghebohkan terjadi di Tuban pada Selasa (08/06/2021), pukul 20.30. Seorang pria tewas bersimbah darah di bagian belakang kepalanya setelah dari warung toak karena dilempari batu. Korban atas nama Ismail, warga asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, yang meregang nyawa usai cekcok dengan pelaku bernama Suyitno, warga asal Desa Kentong, Kecamatan Labuhan, Kabupaten Lamongan.

Cekcok itu terjadi di sebuah warung toak, Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang. Berdasarkan informasi yang diterima Tugu Jatim, peristiwa tersebut bermula saat keduanya bersama saksi lainnya sedang minum toak. Di sela-sela itu, korban cekcok dengan dengan Habit yang merupakan teman pelaku.

Melihat ada cekcok, pelaku berusaha mengingatkan korban. Namun, tidak dihiraukan. Beberapa jam usai minum toak sekitar pukul 20.30, korban keluar dari warung dan tiba-tiba pelaku menghampiri korban dan mengambil sebuah batu, kemudian dilemparkan ke arah korban. Namun, lemparan itu tidak mengenai korban.

Karena dalam kondisi mabuk, korban sempat jatuh di jalan, kemudian pelaku kembali mengambil batu dan dilemparkan ke arah kepala korban yang mengakibatkan luka di kepala bagian belakang hingga membuat korban tewas bersimbah darah di lokasi.

Satuan Reskrim Polres Tuban yang menerima laporan kejadian tersebut langsung bergerak cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi serta mengamankan barang bukti.

Pelaku Suyitno saat dimintai keterangan oleh anggota Satreskrim Polres Tuban. (Foto:Humas Polres Tuban/Tugu Jatim)
Pelaku Suyitno saat dimintai keterangan oleh anggota Satreskrim Polres Tuban. (Foto:Humas Polres Tuban)

Dari olah TKP, petugas mengamankan barang bukti berupa sebuah batu yang digunakan pelaku untuk memukul kepala korban. Pelaku juga berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Tuban untuk dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut.

“Jadi, korban ini datang sendirian dalam keadaan mabuk miras dan mengganggu pemilik warung serta pengunjung warung lainnya,” ucap Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Adhi Makayasa Rabu (09/06/2021).

Dari pengakuan pelaku, dia merasa tersinggung karena sebelumnya korban yang sempat ribut dengan pemilik warung dan teman pelaku. Saat itu pelaku menyuruh untuk berhenti membuat keributan, tapi tidak dihiraukan oleh korban.

“Saat diamankan, pelaku berada di rumah tetangga saksi setelah kejadian,” terangnya.

Pelaku dijerat Pasal 338 Sub Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

  • Bagikan