• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Pengurangan Penyertaan Modal 3 BUMD, Ketua DPRD Kota Malang Beberkan Alasannya

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengungkapkan bahwa terdapat pengurangan pengeluaran pembiayaan dari penyertaan modal di tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Pengurangan penyertaan modal itu mencapai Rp1,5 miliar untuk PT BPR Tugu Artha Sejahtera. “Ada pengurangan sebesar Rp1,5 miliar untuk PT BPR Tugu Artha Sejahtera. Jadi itu memang sudah tidak boleh ada penyertaan modal, karena sudah maksimal, sesuai dengan aturannya,” ujar Made, pada Selasa (07/11/2023).

You might also like

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM
DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

02/06/2026 7:00 PM

Made juga membeberkan bahwa Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang juga mengajukan penyertaan modal. Diketahui, dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2024, Perumda Tunas mengajukan penyertaan modal sebesar Rp2,6 miliar.

“Kemarin (APBD 2023) sudah ada penyertaan modal Rp7,6 miliar, itu pun masih belum ada laporan jelas ke kami. Jadi selama Perumda Tunas belum menguntungkan, belum ada laba, tidak akan kita tambah penyertaan modalnya, karena yang 2023 ini belum ada laporan,” tegas Made.

Made juga menyebutkan, berdasarkan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Malang, pengeluaran pembiayaan untuk Perumda Tunas sudah mengalami efisiensi, sehingga Perumda Tunas tidak memperoleh penyertaan modal dalam APBD 2024 nanti.

“Di rancangan KUA-PPAS APBD 2024 ada pengeluaran pembiayaan Rp2,6 miliar, tapi dalam pembahasan ada efisiensi itu. Jadinya gak ada (penyertaan modal),” lanjutnya.

Sementara BUMD ketiga yakni Perumda Air Minum (PDAM) Tugu Tirta, juga dikatakan Made mengalami pengurangan sebesar Rp10 miliar dalam pengeluaran pembiayaan dari penyertaan modal.

Made mengungkapkan bahwa kondisi tersebut perlu dilakukan karena permintaan penyertaan modal tambahan sebesar Rp59 miliar dari Tugu Tirta yang tidak mungkin dapat terpenuhi melalui APBD 2024. “Untuk Perumda Tugu Tirta meminta penyertaan modal Rp59 miliar sehingga tidak mungkin,” ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, DPRD Kota Malang berencana untuk meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar mengajukan ke Pemerintah Pusat.

Dalam rapat pembahasan rancangan KUA-PPAS APBD 2024, pengeluaran pembiayaan dari penyertaan modal untuk Perumda Tugu Tirta direncanakan sebesar Rp15 miliar, namun dalam pembahasan KUA-PPAS, jumlah tersebut dikurangi menjadi Rp5 miliar, menghasilkan pengurangan sebesar Rp10 miliar.

“Karena tidak mungkin itu dibantu Rp10 miliar, di penyertaan modal Rp20 miliar, itu gak bisa. Karena ini satu kesatuan, untuk pipanisasi dan lain-lain itu Rp59 miliar. Jadi diharapkan itu ada bantuan dari PU pusat. APBD kita gak mampu, kalau dipaksakan yang lain nanti yang terganggu,” urainya.

Di akhir, Made juga menyampaikan bahwa pengurangan pengeluaran pembiayaan modal ini merupakan bagian dari Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Murni tahun 2023 yang belum tersedia. Menurutnya, banggar akan menunggu LKPJ tersebut yang akan dilaporkan pada awal 2024.

Jika terdapat laba yang cukup, nantinya penyertaan modal baru akan dipertimbangkan dalam APBD Murni 2025, bukan dalam APBD Murni 2024 atau Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2024. “Ya kita lihat nanti, kalau memang laba, kita sertakan modal penyertaan di 2025. Gak bisa di APBD Murni 2024 maupun di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2024, harus di APBD Murni 2025,” pungkasnya.(ads)

Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari iniDPRD Kota MalangKetua DPRD Kota MalangMalang
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

by Dwi Linda
02/06/2026 7:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bereaksi keras terhadap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan...

Pegadaian Surabaya.

Rencanakan Keuangan Keluarga, Pegadaian Surabaya Edukasi 100 Anggota Muslimat NU Tuban lewat Investasi Emas

by Dwi Linda
02/06/2026 3:41 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Komitmen tinggi PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus diperkuat dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui...

Pegadaian Tuban

Pegadaian Tuban Jadi Sandaran UMKM Kecil Lewat KUR Bunga Ringan

by Mochamad Abdurrochim
02/06/2026 11:58 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Pegadaian Tuban kini tidak hanya identik dengan layanan gadai cepat. Di tengah pertumbuhan usaha mikro yang terus...

Next Post
israel tugu jatim

Apa Saja Produk Israel yang Diimpor Indonesia? Ini Penjelasannya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID