• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto saat memberikan pernyataan terkait NIK ganda yang menyebabkan seorang remaja asal Kota Malang gagal menerima vaksin. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim) penyebab remaja di malang gagal vaksin

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto saat memberikan pernyataan terkait NIK ganda yang menyebabkan seorang remaja asal Kota Malang gagal menerima vaksin. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Penyebab Remaja di Malang Gagal Vaksin: NIK Ganda

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Remaja asal Kota Malang, Reffanka (15) gagal mendapatkan suntikan vaksinasi Rabu (6/10/2021) lalu lantaran Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya telah digunakan orang lain. Usai penelusuran, NIK miliknya memang ganda dengan warga Pancoran, Jakarta Selatan.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto menjelaskan bahwa kejadian gagal vaksin karena permasalahan NIK di Kota Malang telah terjadi dua kali. Namun kejadian pertama telah teratasi dan telah dikonfirmasi bahwa ada kesalahan input data dari petugas vaksinasi di Blitar.

You might also like

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

04/06/2026 12:03 PM
Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

04/06/2026 11:07 AM

“Pertama, di Blitar sudah kita konfirmasi. Itu kesalahan dari penginput data. Kedua, kami sudah komunikasi dengan Polres Jakarta Selatan, itu sudah ditelusuri di faskes Kelurahan Pancoran. Sudah dicek, nah ini (NIK) masih dobel,” ucapnya, Selasa (12/10/2021).

Untuk itu pihaknya menyarankan yang bersangkutan berkonsultasi ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang untuk menyelesaikan masalah NIK ganda tersebut.

“Kami mengimbau kepada NIK yang di Kota Malang itu untuk datang ke Dukcapil karena dari data Dukcapil itu yang benar yang di Kota Malang. Nah silahkan, kenapa terjadi persamaan NIK. Itu nanti dari Dukcapil yang mendalami,” ujarnya.

“Itu NIK nya sama dengan identitas dua orang. Tetapi kalau kita lihat kita telusuri itu yang benar adalah NIK yang di Kota Malang,” imbuhnya.

Namun pihaknya memastikan bahwa yang bersangkutan tetap memiliki hak dan kesempatan untuk menerima vaksin Covid-19. Pihaknya akan memberikan surat keterangan khusus bagi yang bersangkutan lantaran ada permasalahan NIK ganda tersebut.

“Kami sudah menghubungi yang bersangkutan untuk tetap melakukan vaksin. Kita beri surat keterangan tapi yang bersangkutan tetap harus berkomunikasi dengan Dukcapil,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Eny Hari Sutiarny menjelaskan bahwa kasus NIK ganda memang bisa terjadi. Disebutkan, salah satu kemungkinannya yaitu tanggal lahir dan pendaftarannya sama atau bareng.

“Kemungkinan kemungkinannya itu bisa karena untuk penerbitan NIK. Itu basic-nya kan tanggal, bulan, tahun lahir. Kalau seseorang yang mempunyai tanggal, bulan, tahun lahir sama itu kemungkinan. Pas dulu pendaftarannya juga sama, sehingga satu NIK itu bisa dipakai dua orang,” jelasnya.

Menurutnya, tindak lanjut dari permasalahan NIK ganda tersebut bisa dilakukan dengan merubah NIK dari dua orang yang bersangkutan. Namun salah satu di antaranya harus rela atau mengalah untuk bisa diganti.

“Karena yang jalan itu adalah sistem. Kalau ada satu NIK yang digunakan dua orang, salah satu istilahnya harus mengalah,” ucapnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dispendukcapil Jakarta Selatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Ya kalau yang benar NIK di Kota Malang, nanti lewat yang di Pancoran sana nanti dibuatkan NIK yang baru lagi. Memang biometriknya itu menempel yang di Kota Malang,” ujarnya.

Dia mengatakan, sejauh ini memang ada sejumlah persoalan serupa di Kota Malang. Sehingga pemilik NIK tidak bisa melakukan vaksinasi Covid-19.

“Kapan itu juga ada, ada yang melaporkan kalau NIK nya itu dipakai orang lain. Memang penyelesaiannya itu harus menghapus salah satu,” paparnya.

“Sejauh ini kami tidak menghitung, tapi yang jelas tidak banyak. Mungkin tidak lebih dari 5 orang yang kasusnya NIK dipakai orang. Yang paling banyak itu memang kasusnya NIK tidak bisa diakses,” imbuhnya.

NIK Dipakai Orang Lain, Remaja Asal Malang Tak Bisa Terima Vaksin

Tags: berita malangberita Malang hari iniKota MalangKTPMalang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Next Post
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim) hut ke-76 jatim

HUT ke-76 Jatim, Khofifah Ajak Masyarakat Bangkit dari Pandemi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID