• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Warga Tionghoa Kota Kediri memperingati tahun baru Imlek secara bergiliran.

Warga Tionghoa Kota Kediri memperingati tahun baru Imlek secara bergiliran. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

Perayaan Imlek di Kota Kediri Tanpa Pernak-Pernik dan Pertunjukan Barongsai

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Perayaan tahun baru Imlek 2022 di Kota Kediri tak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Pernak-pernik Imlek tak menghiasi lokasi kompleks pecinan yang berada di jalan Dhoho, Kota Kediri, Selasa (2/2/2022). Memang Imlek kali ini masih dalam masa pandemi sehingga hanya dirayakan secara sederhana.

Ketua Yayasan Tri Dharma Kelenteng Tjoe Hwie Kiong, Prajitno Sutikno, memaknai perayaan Imlek tahun 2022 ini yaitu dengan menahan diri dan meninggalkan keegoisan serta keangkuhan.

You might also like

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

17/06/2026 9:47 PM
Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

17/06/2026 7:36 PM

“Simbol macan yang melambangkan kekuasaan, tapi ada air yang merupakan simbol menenangkan,” ujarnya.

Di situasi pandemi ini,  dia mengatakan untuk tidak terlena dengan euforia perayaan sehingga menimbulkan kerumunan dan membahayakan keselamatan diri dan masyarakat.

“Jangan sampai kita menimbulkan kerumunan, supaya pandemi ini segera berakhir,” ungkapnya.

Komplek kelenteng Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri tidak ada lampion perayaan tahun baru imlek.
Komplek kelenteng Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri tidak ada lampion perayaan tahun baru imlek. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

Dalam perayaan tahun ini di jalan Dhoho yang mayoritas Tionghoa pun tak banyak lampion yang terpasang. Prajitno mengatakan memang tidak memasang pernak-pernik Imlek seperti pertunjukan barongsai agar tidak menimbulkan kerumunan.

“Namun hal itu tidak mempengaruhi kekhusukan kami dalam beribabah,” tambahnya.

Untuk masalah ibadah, satu-satunya kelenteng di Kediri tersebut menerapkan protokol kesehatan yang kerat. Pembatasan pengujung pun dilakuakan. Mereka diminta bergiliran melakukan sembahyang.

“Kalau sembahyang kita batasi 20 orang, nanti orang yang mau sembahyang bisa mengatur jamnya sendiri, sejak kemarin malam kita buka 24 jam,” ungkapnya.

Dia berharap di perayaan tahun Macan Air ini, pendemi segera berakhir sehingga kehidupan masyarakat dapat berjalan lagi dengan normal.

“Semoga pandemi segera berakhir, kita dapat menjalani hidup dengan tenang,” pungkasnya.

Tags: ImlekKota KediriTahun Baru Cina
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

Next Post
Andrawina Aisyah Dewanti, bersama para kerabat saat pembukaan Aksa Dental Care di kawasan ruko WOW Sawojajar, Kota Malang, Rabu (2/2/2022).

Aksa Dental Care, Pusat Rehabilitasi Gigi di Malang Resmi Dibuka

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID