PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Anggaran perbaikan lobi kantor bupati Rp400 juta di Kabupaten Probolinggo menjadi sorotan publik. Pasalnya, alokasi dana tersebut muncul di tengah kebijakan efisiensi belanja daerah yang belakangan ramai dibicarakan masyarakat.
Anggaran tersebut tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP dengan nama paket “Belanja Pemeliharaan Gedung Kantor – Lobi Pemeliharaan Kantor Bupati Probolinggo”.
Paket pekerjaan itu berada di bawah pengelolaan Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Probolinggo dan masuk dalam kategori pekerjaan konstruksi.
Berdasarkan data dalam laman SIRUP LKPP, total pagu anggaran untuk perbaikan lobi kantor bupati mencapai Rp400 juta. Biaya itu bersumber dari APBD Kabupaten Probolinggo Tahun 2026.
Rencana pekerjaan dijadwalkan berlangsung mulai Januari hingga Desember 2026. Sementara proses pemilihan penyedia direncanakan pada Januari 2026 dengan metode pengadaan langsung.
Munculnya perbaikan anggaran lobi kantor bupati tersebut memicu perhatian masyarakat karena dilakukan di tengah isu efisiensi belanja daerah yang belakangan ramai menjadi pembahasan masyarakat.
Sebelumnya, publik juga sempat menyoroti anggaran pakaian dinas Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo yang nilainya mencapai Rp235 juta dalam dokumen APBD 2026.
Kini, tambahan anggaran untuk pemeliharaan fasilitas kantor kepala daerah kembali memunculkan pertanyaan terkait prioritas penggunaan APBD di tengah kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik lainnya.
Baca juga : Bus Jemaah Haji Probolinggo Kecelakaan di Madinah, Bupati Pastikan Semua Selamat
Pemkab Sebut Pemeliharaan Rutin
Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Probolinggo, Yuanita, memastikan seluruh proses pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Menurutnya, pekerjaan perbaikan lobi kantor bupati saat ini sedang berlangsung. Sementara untuk rehabilitasi ruang staf ahli masih dalam tahap proses pengadaan.
“Untuk ruang staf ahli ada tiga ruangan yang akan direhab. Saat ini masih belum dilaksanakan karena masih dalam proses pengadaan,” jelasnya.
Yuanita menambahkan, sejumlah paket pemeliharaan lain yang tercantum dalam pengadaan tersebut merupakan kegiatan rutin untuk perbaikan ringan di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo.
“Tidak hanya kantor pemerintahan, kegiatan pemeliharaan juga mencakup rumah dinas hingga pendopo kabupaten,”tandasnya.
Dalam rincian paket pengadaan, pekerjaan tersebut masuk dalam sub kegiatan pemeliharaan dan rehabilitasi gedung kantor serta bangunan lainnya. Meski begitu, hingga kini belum dijelaskan secara detail bentuk kerusakan maupun urgensi pemeliharaan lobi Kantor Bupati Probolinggo tersebut.
Jadi Sorotan di Tengah Efisiensi
Di sisi lain, pemerintah daerah sebelumnya diketahui tengah mendorong efisiensi anggaran di berbagai sektor sebagai bagian dari penyesuaian belanja daerah.
Oleh karena itu, munculnya anggaran ratusan juta rupiah untuk pemeliharaan lobi kantor bupati menjadi perhatian tersendiri di tengah kondisi efisiensi yang sedang digaungkan.
Data pengadaan tersebut dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi SIRUP LKPP. Dalam sistem tersebut, paket pekerjaan dicatat menggunakan produk dalam negeri dan diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil atau koperasi.
Publik kini menunggu penjelasan lebih rinci terkait pelaksanaan pekerjaan, termasuk detail kebutuhan pemeliharaan yang membuat anggaran mencapai Rp400 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Umi Kulsum
Editor: Mochamad Abdurrochim








