JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember tengah mempercepat upaya pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai implementasi dari instruksi pemerintah pusat. Inisiatif ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Surat Edaran Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur prosedur pendirian Koperasi Merah Putih.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengumumkan bahwa peluncuran perdana Koperasi Merah Putih akan dilaksanakan pekan ini di tiga kecamatan, yang meliputi Puger, Kencong, dan Gumukmas.
“Program ini akan terus kami kembangkan hingga mencakup semua desa di wilayah Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait, sapaan akrabnya, Senin (21/04/2025).
Baca Juga: Kabupaten Jember Tunggu Acuan Pelaksanaan Program Koperasi Makro Desa
Dia menekankan bahwa sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, pembentukan Koperasi Merah Putih harus diprioritaskan dan dilaksanakan secara menyeluruh dengan harapan dapat segera terealisasi.
3 Strategi Pengembangan Koperasi
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Jember Sartini menjelaskan tiga strategi dalam pengembangan koperasi tersebut.
“Kami memiliki tiga pendekatan, yaitu dapat dilakukan dengan mendirikan koperasi baru, mengembangkan koperasi yang sudah ada, atau merevitalisasi koperasi yang kurang aktif,” jelas Sartini.
Berdasarkan survei lapangan yang telah dilakukan Diskopum Jember di berbagai lokasi mayoritas desa cenderung memilih untuk membentuk koperasi baru. Namun, Sartini menegaskan pengembangan model seperti transformasi KUD menjadi Koperasi Merah Putih tetap terbuka sebagai opsi, tergantung pada keputusan masing-masing desa.
Selain itu, terkait aspek finansial, dia menegaskan, Koperasi Merah Putih diharapkan beroperasi di sektor riil dan bukan sekadar lembaga simpan pinjam.
“Fokus utamanya adalah bagaimana mengoptimalkan potensi lokal desa agar dapat dikelola koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” tambahnya.
Sartini juga menekankan pentingnya membangun prinsip kemandirian dalam koperasi.
“Para anggota harus disiplin dalam menyetor simpanan pokok dan simpanan wajib agar koperasi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








