• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Peringati Hari Bumi UM Tanam 100 Pohon Buah Langka

Rektor UM (kacamata hitam) bersama Ketua LPPM UM (baju putih) pimpin penanaman pohon di Stadion Graha Cakrawala UM. Foto / Feni Yusnia

Peringati Hari Bumi, UM Tanam 100 Pohon Buah Langka hingga Pembibitan Seribu Tabebuya

Imam Abu Hanifah by Imam Abu Hanifah
2 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Universitas Negeri Malang (UM) melakukan tanam 100 pohon buah langka di Stadion Graha Cakrawala UM, Senin (22/4/2024).

Diinisiasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM, kegiatan ini diikuti Rektor UM Prof Hariyono, Ketua LPPM UM Prof Markus Diantoro beserta masing-masing jajaran hingga beberapa pihak eksternal.

You might also like

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM
DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

02/06/2026 7:00 PM

Termasuk kepala sekolah SD hingga SMP di Kota Malang, Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA), Kaliku Nusantara dan lainnya.

Ketua Green Campus UM Prof Sumarmi menjelaskan, aksi peringatan Hari Bumi yang jatuh tiap 22 April ini selalu dilakukan setiap tahun bersama warga UM.

Peringati Hari Bumi UM Tanam 100 Pohon Buah Langka
UM tanam 100 pohon buah langka hingga pembibitan seribu Tabebuya dalam peringatan Hari Bumi (Foto: Feni Yusnia)

Kali ini, pihaknya memilih aksi menanam 100 bibit pohon buah langka yang memiliki banyak khasiat di stadion Graha Cakrawala. Diantaranya ada bibit buah kepel, namnam, gandaria, kenitu ungu, dan mundu.

Selain itu, ada penanaman 200 bibit pohon tidak langka. Sekaligus pembimbitan pada seribu bibit pohon tabebuya.

Menurutnya, menghijaukan kampus bukan sekedar menumbuhkan tanaman hijau dan pepohonan. Namun, akan lebih baik jika dapat bermanfaat untuk ketahanan pangan lingkungan sekitar. Sebab itu, pihaknya juga mempunyai 8 varitas ubi yang berhasil ditanam di semua fakultas UM .

“Kenapa pohon buah langka, kami ingin tidak hanya sekedar menanam pohon, tapi yang menghasilkan buah supaya bisa kita nikmati. Sehingga kampus kita tidak hanya hijau tapi mempunyai ketahanan pangan yang bagus,” ujarnya.

Peringati Hari Bumi UM
Kegiatan penanaman pohon buah langka di Stadion Graha Cakrawala UM dalm peringatan Hari Bumi 2024 (Foto: Feni Yusnia)

Terlebih, kata Sumarmi, berdasarkan data akhir tahun lalu tepatnya di bulan Oktober, Stadion Graha Cakrawala UM sempat menyentuh suhu hingga 41 derajat. Dari yang normalnya, 25 derajat. “Di sini dan di parkiran, itu panas sekali. Untuk itu kami lakukan di sini,” imbuhnya.

Ke depan, ia berharap supaya UM semakin mempunyai dampak besar bagi sekitarnya. Menjadi green campus, tidak hanya sekedar di dalam kampus. “Tapi di mulai dari kampus agar dan berlanjut ke sekitar kita,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UM Prof Markus Diantoro menegaskan komitmen LPPM sebagai kelembagaan kampus yang ikut berkontribusi menyelamatkan bumi. Melalui unit Pusat Lingkungan, Mitigasi dan Kebencanaan bernama Tim Green Campus.

Sebab itu, peringatan ini turut ditandai dengan aksi menanam berbagai jenis pohon bersama para mitra, kolega UM, pimpinan dan seluruh perwakilan komponen UM.

“Peringatan Hari Bumi ini merupakan salah satu komitmen UM,” kata dia.

Pihaknya juga turut melestarikan bumi dengan ikut serta dalam pemeringkatan green metrics UKM Bhumi, yang bekerja sama dengan JKPKA dan Perum Jasa Tirta.

Termasuk, mencanangkan berbagai program pelestarian seperti Car Free Day, penggunaan LED hemat energi, pemasangan Solar renewable energy, pengurangan penggunaan plastik, pendampingan Wisata berbasis alam, pengembangan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus.

“Serta ikut berkontribusi dengan Future Earth, Sustainable Research and Innovation, Mengaitkan setiap Mata Kuliah dengan SDGs, dan banyak aktivitas lain setara,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Reporter : Feni Yusnia

Editor: Imam A. Hanifah

Tags: Hari Bumiperingatan hari bumipohon buah langkaUM
Imam Abu Hanifah

Imam Abu Hanifah

Related Stories

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

by Dwi Linda
02/06/2026 7:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bereaksi keras terhadap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan...

Pegadaian Surabaya.

Rencanakan Keuangan Keluarga, Pegadaian Surabaya Edukasi 100 Anggota Muslimat NU Tuban lewat Investasi Emas

by Dwi Linda
02/06/2026 3:41 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Komitmen tinggi PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus diperkuat dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui...

Pegadaian Tuban

Pegadaian Tuban Jadi Sandaran UMKM Kecil Lewat KUR Bunga Ringan

by Mochamad Abdurrochim
02/06/2026 11:58 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Pegadaian Tuban kini tidak hanya identik dengan layanan gadai cepat. Di tengah pertumbuhan usaha mikro yang terus...

Next Post
Wisata Air Panas Padusan.

Wisata Air Panas Padusan Mojokerto, Pemandian Antimainstream Sajikan View Pegunungan Jadi Momen Manis Liburan yang Anti Boros

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID