• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Balya Firjaun

Wakil Bupati Jember, KH. Balya Firjaun Barlaman, di acara Rembuk Stunting yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, pada Selasa (28/5/2024). (Foto: Diki Febrianto)

Dari Banyaknya Faktor Penyebab Stunting, Pernikahan Usia Anak Jadi Sorotan Pemkab Jember

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Pernikahan usia anak menjadi salah satu faktor penyebab yang hingga kini menyita perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam upaya menurunkan kasus stunting.

Surat Edaran (SE) Bupati Jember tentang Pencegahan Perkawinan Anak memperketat dispensasi perkawinan dan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menikahkan anaknya yang belum cukup umur.

You might also like

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

01/06/2026 11:45 AM
WTP

WTP Tuban Kembali Diraih, Pemkab Catat 11 Kali Berturut-turut dari BPK RI

31/05/2026 9:10 AM

Wakil Bupati Jember, K.H. Balya Firjaun Barlaman menyatakan, Pemkab Jember berkomitmen dengan berbagai pihak terkait dari Dinas Kesehatan hingga Psikologi.

“Dinas Kesehatan atau Puskesmas nanti, setiap yang mengajukan Diska (Dispensasi Kawin) itu harus mendapatkan rekomendasi kesehatan, kemudian psikolog untuk melihat bagaimana kesiapan mental dari pada calon pengantin,” ujar Wabup Firjaun.

Selain itu, Firjaun menegaskan bahwa, melalui kegiatan Rembuk Stunting yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, pada Selasa (28/5/2024), dimaksudkan untuk mengoptimalkan gerakan intervensi serentak dari seluruh komponen masyarakat, yang tidak sekadar dari unsur pemerintahan, tetapi juga termasuk swasta, pelaku usaha, tokoh masyarakat, hingga akademisi.

“Termasuk juga media, ini kami berharap untuk bisa di-blow up soal pencegahan pernikahan anak, karena itu yang menjadi sumber utama dari munculnya kasus stunting, hampir di semua daerah seperti itu,” tegas Wabup Firjaun.

Selain itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto menambahkan, untuk mencegah pernikahan usia anak, pihaknya akan melakukan perjanjian dengan pihak orang tua yang memiliki anak di jenjang sekolah.

“Hal tersebut sebagai tanggung jawab bahwa ia (orang tua) menjamin anaknya tidak dinikahkan dini, kalau memang mereka mau melakukan pernikahan dini, di situ terjadi, maka kita akan keluarkan dari sekolah,” ujar Bupati Hendy.

Khususnya di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Jember, yang menjadi penyumbang terbanyak angka pernikahan usia anak.

“SMP yang paling banyak ada 3.000, SMP yang paling banyak, yang bikin kita jatuh kita ini seperti ini, malah terjadi di SMP. Saya sendiri sedih melihat seperti itu,” terang Bupati Hendy.

Hendy juga menegaskan bahwa, aturan tersebut masih dalam proses penggodokan, yang tidak sekadar melakukan perjanjian secara tertulis, tetapi pihaknya perlu memberikan solusi nantinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Diki Febrianto

Editor : Darmadi Sasongko

Tags: JemberKabupaten JemberPemkab Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 11:45 AM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Gelaran kontes modifikasi motor dua tak dalam ajang Jayandaru Vol. 1 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar...

WTP

WTP Tuban Kembali Diraih, Pemkab Catat 11 Kali Berturut-turut dari BPK RI

by Mochamad Abdurrochim
31/05/2026 9:10 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Untuk ke-11 kali secara beruntun,...

Bojonegoro

24 ASN Rebutan 5 Kursi Kepala OPD Bojonegoro, Satpol PP dan Brida Jadi Formasi Favorit

by Mochamad Abdurrochim
24/05/2026 2:20 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Sebanyak 24 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah...

3.600 lulusan SMK

Sebanyak 3.600 Lulusan SMK dan LPK Jawa Timur Bekerja di Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
20/05/2026 7:44 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sebanyak 3.600 lulusan SMK dan lembaga pelatihan kerja (LPK) bekerja di luar negeri. Selain itu Pemerintah Provinsi...

Next Post
7 tim mahasiswa UM lolos p2mw 2024 tingkat nasional

7 Tim Mahasiswa UM Lolos P2MW 2024 Tingkat Nasional, Dapat Pendanaan dari Kemendikbudristek

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID