JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember menjalin komunikasi kerja sama dengan perusahaan Tiongkok dalam bidang manajemen sampah dan penyediaan air bersih. Delegasi Indonesia Green Ecology, yang merupakan bisnis terafiliasi dengan Shenghui Cleanness Group Holdings Limited mengunjungi Jember, Kamis (20/3/2025).
Rombongan diterima Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait) dengan didampingi penerjemah, Sandi Suwardi Hasan. Diskusi berlangsung secara privat di Pendopo Wahyawibawagraha dengan kehadiran tiga perwakilan perusahaan, Pimpinan Perusahaan, Mr. Li, Kepala Cabang Jakarta, Mr. Xue, dan Ahli Teknik, Mr. Wei.
Perusahaan tersebut menyatakan ketertarikan membangun kemitraan dalam pengelolaan sampah dan air, dengan tujuan meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah Jember. Delegasi perusahaan Tiongkok itu mempresentasikan model pengelolaan sampah dan air yang diklaim telah berhasil diimplementasikan di berbagai negara, termasuk Singapura kepada Bupati Jember.
BACA JUGA: Satgas Non-ASN Jember Temukan Ratusan Dokumen Tenaga Honorer Bermasalah
Mr. Li mengungkapkan bahwa perusahaannya tertarik menjalin kerjasama karena melihat potensi signifikan dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kabupaten Jember.
“Indonesia merupakan negara dengan potensi besar, dan Jember adalah kota yang memiliki keindahan tersendiri. Kami ingin memberikan kontribusi untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi penduduk setempat,” jelas Mr. Li pada Kamis (20/3/2025).
Sandi Suwardi Hasan, yang mendampingi delegasi perusahaan, memaparkan bahwa tahap awal kerjasama akan berfokus pada analisis regulasi dan aspek teknis. Rencananya, pengerjaan tersebut akan berlangsung selama tiga bulan ke depan.
Setelah fase ini selesai, implementasi proyek akan dimulai, menjadikan inisiatif ini sebagai salah satu terobosan pionir di Indonesia. Berdasarkan keterangan Sandi, Bupati Muhammad Fawait memberikan tanggapan positif terhadap inisiatif ini dan mengharapkan solusi nyata untuk permasalahan sampah.
Salah satu sasaran utama yang dibahas terkait pengolahan 500 ribu ton sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari. Tak hanya itu, periode sembilan bulan setelah penandatanganan kerjasama nanti, harapannya adalah sistem pengelolaan air yang diimplementasikan dapat menyediakan kualitas layak konsumsi bagi masyarakat Jember.
BACA JUGA: Honor Tenaga Non-ASN Jember Tertahan Dijanjikan Cair Sebelum Hari Raya Idulfitri
Inisiatif penjajakan kerja sama ini mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Jember dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan investor dan mitra strategis.
Nantinya, keberhasilan kerjasama ini berpotensi menjadikan Jember sebagai model referensi bagi daerah lain, khususnya terkait inovasi pengelolaan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








