• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021. (Dokumen/Tugu Jatim)

Peserta KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 memakain jersey tenun ikat khas Kota Kediri. (Dokumen)

Peserta “KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021” Pakai Produk Unggulan Jersey Motif Tenun Ikat

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Kota Kediri akan menjadi bagian penting dalam sebuah event sepeda besar bertajuk “KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021. Dalam gelaran ini, produk unggulan kain khas dari Kota Kediri yaitu tenun ikat bakal menjadi motif jersey yang dipakai seluruh peserta “KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021”. Dan acara ini bakal digelar pada 4-5 Desember 2021.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengapresiasi kegiatan ini. Selain sebagai sarana olahraga, kegiatan ini juga memupuk tali silaturahmi. Terlebih lagi, jersey yang dikenakan dalam kegiatan yang diikuti peserta dari Sabang sampai Merauke ini menampilkan motif tenun ikat khas Kediri.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

“Ini tentunya suatu acara yang menghidupkan perekonomian di Kediri. Mereka akan menginap di Kediri, dan tentunya acara ini salah satu branding bahwa Kediri aman untuk kegiatan seperti KAI Kediri Dholo KOM Challenge ini,” katanya Jumat (03/12/2021).

Dalam event KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 ini, Wali Kota Kediri juga akan ikut serta dengan istri. Mereka mengambil start dari etape awal di Surabaya.

KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021. (Dokumen/Tugu Jatim)
Jersey tenun ikat peserta KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021. (Dokumen)

Para peserta akan menempuh rute 220 kilometer yang dibagi dalam dua etape. Untuk etape pertama, start dari Hotel Samator (Surabaya) menuju ke Kediri. Pit stop pertama di kantor Bupati Mojokerto. Pit stop kedua di kantor Kecamatan Pare. Pit stop ketiga di Gedung Teater dan Museum Gunung Kelud. Dan finish etape pertama di Kantor Wali Kota Kediri.

Hari kedua, peserta akan start dari Balai Kota Kediri lalu menempuh rute tanjakan dengan jarak total 48 kilometer dengan elevation gain 1.385 meter menuju Dholo.

Saat di Kediri, rombongan juga akan dijamu dengan beragam kegiatan, yakni gala dinner dengan wali Kota Kediri di balai kota. Selain itu, para peserta juga akan dihibur dengan tari tradisional khas Kota Tahu ini. Acara ini juga sekaligus menjalin tali silaturahmi.

Sementara itu, Ketua Panitia DBL Indonesia Rahmad Kartolo mengatakan, kegiatan ini digelar dengan protokol kesehatan ketat. Semua peserta dipastikan negatif Covid-19 sebelum registrasi ulang dan mengambil starter kit. Hal tersebut dibuktikan oleh peserta dengan menunjukkan hasil tes lewat PeduliLindungi yang dilakukan sebelum datang ke lokasi.

Selain itu, semua peserta akan dites PCR ulang untuk memastikan negatif Covid-19 saat mengikuti race. Semua peserta juga wajib berada di bubble setelah registrasi ulang (pengambilan starter kit) di dalam hotel yang telah ditentukan panitia.

Pihaknya berharap dengan kegiatan ini membangkitkan lagi sport tourisme, terutama di wilayah karesidenan Kediri.

“Diharapkan mampu membangkitkan lagi sport tourisme, terutama di wilayah karesidenan Kediri, sekaligus membangkitkan ekonomi kreatif di sekitarnya,” kata Rahmad Kartolo. (*)

Tags: Abdullah Abu BakarKAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021Kediri hari iniPemkot KediriProduk unggulan tenun ikat KediriTenun ikatWali Kota Kediri
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Bapak asal Pasuruan. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Viral! Bapak asal Pasuruan Jalan Kaki ke Jakarta Tuntut Kapolri Bebaskan Anaknya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID