Tugujatim.id – Mulyono, salah satu kontributor Tugu Media Group sejak Agustus sudah bertekad untuk mendaki puncak gunung utama di barisan pegunungan Muria. Gunung dengan jumlah 36 Puncak terkenal dengan medan penadakian yang sulit dan menantang.
Meskipun ketinggian puncak di bawah 2000 Mdpl, namun jalan terjal diliputi akar-akar pepohonan yang licin menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki dan pencinta alam. Mulyono melakukan pendakian seorang diri dengan dibantu satu porter profesional, Andre. Pendakian pertama adalah Puncak Abiyoso.
Puncak Abiyoso merupakan salah satu destinasi spiritual di kawasan Gunung Muria yang sarat dengan kisah sejarah, mistis, sekaligus religius. Tempat ini tidak hanya menyuguhkan panorama alam yang indah dan menenangkan, tetapi juga menyimpan jejak spiritual yang diyakini oleh masyarakat sekitar sebagai pusat laku tapa dan doa.
Di puncak ini terdapat sebuah tempat yang dipercaya oleh masyarakat sebagai lokasi topo pendem Presiden Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia. Keyakinan tersebut membuat Puncak Abiyoso semakin diselimuti nuansa sakral dan penuh misteri, seakan menyimpan rahasia sejarah bangsa yang tidak banyak terungkap secara umum.

Selain itu, Puncak Abiyoso juga menjadi tujuan ziarah karena terdapat makam wali Eyang Abiyoso, seorang tokoh spiritual yang dihormati dan diyakini memiliki karomah tinggi. Banyak peziarah datang untuk berdoa, bertawasul, dan mencari ketenangan batin di makam beliau.
Perpaduan antara keindahan alam, aroma mistis, dan jejak spiritual menjadikan Puncak Abiyoso bukan sekadar tempat wisata biasa, melainkan juga ruang perenungan. Bagi sebagian orang, perjalanan menuju puncak ini adalah simbol perjalanan batin: menapaki jalan terjal untuk mencapai puncak keimanan dan kebijaksanaan.
Tak heran, Puncak Abiyoso kini menjadi magnet bagi pendaki, peziarah, dan pencari ketenangan jiwa. Di setiap langkah yang menanjak, selalu terasa aura religius yang mengingatkan kita akan kebesaran Tuhan dan perjalanan para tokoh terdahulu yang meninggalkan warisan spiritual di tanah Jawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Darmadi Sasongko








