• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petani cabai di Tuban.

Petani cabai di Tuban tengah melihat lahannya terendam banjir Banjir bengawan Solo pada Rabu (21/05/2025). (Foto: dok. kiriman petani)

Banjir Bengawan Solo, Petani Cabai di Tuban Gagal Panen, Rugi Rp2,6 Miliar

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Banjir luapan Sungai Bengawan Solo kembali menghantam petani cabai di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Akibatnya, petani cabai di Tuban ini gagal panen hingga rugi mencapai Rp2,6 miliar.

Untuk diketahui, banjir Bengawan Solo merendam Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel, sejak Sabtu (17/05/2025). Banjir pun menggenangi 35 hektare lahan cabai siap panen.

You might also like

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

04/06/2026 8:23 AM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

Baca Juga: Banjir Bengawan Solo Rendam 4 Kecamatan di Tuban, BPBD Siaga Penuh

Air banjir mulai merangsek masuk ke area pertanian warga pada Sabtu sore hingga terus mengalami peningkatan volume pada Selasa sore (20/05/2025). Meski genangan sempat surut pada Minggu malam (18/05/2025), dampaknya sudah telanjur menghancurkan harapan para petani yang tengah bersiap memanen.

“Tanaman cabai yang sudah terkena banjir pasti mati. Buahnya juga langsung busuk, tidak bisa disimpan lama,” ujar Bambang, 49, ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Makmur Desa Kanorejo, Selasa (20/05/2025).

Petani di Kanorejo ini telah menanam cabai merah besar (CMB) yang kini berusia 40-75 hari. Dia mengatakan, petani cabai di Tuban pun memperkirakan tanamannya siap dipanen dalam dua minggu ke depan.

Petani Panen Dini, Cabai Tak Laku di Pasaran

Menurut dia, beberapa petani berusaha menyelamatkan hasil dengan memanen dini. Tapi, dia melanjutkan, cabai yang dipetik lebih awal ternyata tidak laku dijual di pasaran.

“Sudah dipanen dini, eh ternyata cabainya busuk dan tidak bisa dijual. Jadi, ya rugi dua kali,” kata Bambang.

Dia menjelaskan, setiap hektare lahan bisa memuat sekitar 15 ribu tanaman cabai dengan biaya tanam dan perawatan mencapai Rp5.000 per tanaman. Petani memperkirakan kerugian mencapai Rp75 juta per hektare sehingga total kerugian dari 35 hektare lahan bisa menembus Rp2,6 miliar lebih.

“Harga cabai saat ini cukup bagus, yakni bisa mencapai Rp20 ribu per kilogram. Tapi, ya percuma kalau sudah terkena banjir,” imbuhnya.

Saat ini, para petani cabai di Tuban hanya bisa menunggu air benar-benar surut agar bisa memulai tanam ulang. Namun, proses ini tidak bisa langsung dilakukan, mengingat kondisi lahan masih tergenang.

“Sekarang tinggal pasrah. Kami berharap pemerintah daerah maupun pusat ikut turun tangan agar petani tidak terus-terusan jadi korban saat banjir datang,” ujar Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Banjir Bengawan Solo di TubanBerita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniPetani cabai gagal panenPetani di Tuban gagal panen cabaiTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Next Post
Batu Secret Zoo.

Yuk Kenalan dengan Diah, Anak Gajah Betina Comel di Batu Secret Zoo

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID