KEDIRI, Tugujatim.id – Intensitas curah hujan yang masih tinggi, membuat petani Kediri harus meningkatkan perlindungan pada tanaman budi dayanya. Mulai dari kelembapan serta kecepatan angin yang tinggi mengakibatkan penyebaran hama serta penularan penyakit tanaman lebih cepat.
Dosen Hama dan Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Kadiri (Uniska) Imam Habibi mengatakan, memang petani Kediri harus lebih meningkatkan perlindungan kepada tanaman yang dibudidayakan, terutama untuk serangan penyakit tanaman. Dia mengungkapkan, meski intensitas serangan hama relatif kecil saat musim hujan. Tapi, ancaman yang harus dihadapi petani yaitu serangan bakteri dan jamur yang mengakibatkan penyakit pada tanaman.
“Saat curah hujan tinggi, serangan hama seperti serangga, tikus relatif jarang, hama lebih banyak di musim kemarau. Sedangkan tikus kalau ada indukannya ya bisa ada serangan, tapi lebih tinggi saat musim kemarau,” ujarnya.

Dosen alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu menjelaskan, pertumbuhan dan perkembangan bakteri serta jamur lebih cepat. Sebab, kondisi lingkungan dengan suhu yang relatif rendah dan kelembapan relatif tinggi mendukung perkembangan bakteri serta jamur penyebab penyakit.
“Penyebarannya juga cepat karena sebelum hujan pasti kecepatan angin meningkat, spora dari jamur itu terbang terbawa angin di area yang lain,” jelasnya.
Dari kondisi tersebut, Imam menambahkan, petani Kediri perlu melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian. Sebab, jika hal itu dibiarkan akan membuat kerugian hingga gagal panen. Karena itu, ada beberapa cara untuk mencegahnya. Yaitu, penggunaan varietas tanaman yang tahan dan melakukan pengaturan jarak tanam. Selain itu, membedakan varietas tanaman yang dibudidayakan di satu area itu dapat meminimalisasi ancaman serangan.
“Lihat dari riwayat lahan itu dan varietasnya, seharusnya dengan varietas berbeda. Perlu ada komunikasi antar petani agar melindungi tanaman secara komprehensif,” ujarnya.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim







