• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petani Kediri. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi curah hujan tinggi, petani harus waspada serangan penyakit tanaman. (Foto: Pexels)

Petani Kediri Waswas Penyakit Tanaman Akibat Curah Hujan Tinggi, Ini Kata Pakar Pertanian Uniska

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Intensitas curah hujan yang masih tinggi, membuat petani Kediri harus meningkatkan perlindungan pada tanaman budi dayanya. Mulai dari kelembapan serta kecepatan angin yang tinggi mengakibatkan penyebaran hama serta penularan penyakit tanaman lebih cepat.

Dosen Hama dan Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Kadiri (Uniska) Imam Habibi mengatakan, memang petani Kediri harus lebih meningkatkan perlindungan kepada tanaman yang dibudidayakan, terutama untuk serangan penyakit tanaman. Dia mengungkapkan, meski intensitas serangan hama relatif kecil saat musim hujan. Tapi, ancaman yang harus dihadapi petani yaitu serangan bakteri dan jamur yang mengakibatkan penyakit pada tanaman.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Saat curah hujan tinggi, serangan hama seperti serangga, tikus relatif jarang, hama lebih banyak di musim kemarau. Sedangkan tikus kalau ada indukannya ya bisa ada serangan, tapi lebih tinggi saat musim kemarau,” ujarnya.

Petani Kediri. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Dosen Hama dan Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Kadiri (Uniska) Imam Habibi. (Foto: Dokumen)

Dosen alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu menjelaskan, pertumbuhan dan perkembangan bakteri serta jamur lebih cepat. Sebab, kondisi lingkungan dengan suhu yang relatif rendah dan kelembapan relatif tinggi mendukung perkembangan bakteri serta jamur penyebab penyakit.

“Penyebarannya juga cepat karena sebelum hujan pasti kecepatan angin meningkat, spora dari jamur itu terbang terbawa angin di area yang lain,” jelasnya.

Dari kondisi tersebut, Imam menambahkan, petani Kediri perlu melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian. Sebab, jika hal itu dibiarkan akan membuat kerugian hingga gagal panen. Karena itu, ada beberapa cara untuk mencegahnya. Yaitu, penggunaan varietas tanaman yang tahan dan melakukan pengaturan jarak tanam. Selain itu, membedakan varietas tanaman yang dibudidayakan di satu area itu dapat meminimalisasi ancaman serangan.

“Lihat dari riwayat lahan itu dan varietasnya, seharusnya dengan varietas berbeda. Perlu ada komunikasi antar petani agar melindungi tanaman secara komprehensif,” ujarnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Kabupaten KediriKampus UniskaLahan pertanianPakar pertanian UniskaPetani KediriUniskaUniversitas Islam Kadiri
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Gubernur Khofifah. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Gubernur Khofifah Bakal Tonton Langsung Mario Aji Berlaga di Mandalika!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID