• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petani Kopi

Suyitno, saat berada di kebun (Hanif)

Petani Mojokerto Beber Tips Pengolahan Biji Hingga Hasilkan Bubuk Kopi Berkualitas

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Bisnis, Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Petani Mojokerto, Suyitno memiliki cara pengolahan biji dengan hasil bubuk kopi  berkualitas. Setiap biji kopi yang dipanen benar-benar matang atau petik merah didukung proses penjemuran di Green House. Penggunaan green house bertujuan agar biji kopi tidak terkontaminasi oleh aroma tanah atau lainnya.

Suyitno mengaku memanfaatkan green house di desanya untuk proses pengeringan, selain juga digunakan untuk proses roasting hingga menjadi bubuk kopi. Fasilitas level roasting pun cukup lengkap mulai dari hasil level light, medium hingga dark.

You might also like

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM
Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

29/05/2026 8:14 PM

“Setelah memanen biji kopi, biji tersebut kemudian diapungkan selama kurang lebih 8 jam. Setelah itu, biji kopi ditiriskan dan dijemur di green house hingga kering. Kami menyediakan biji kopi dengan macam-macam kondisi, mulai biji baru panen, (biji kopi) sudah diroasting dengan berbagai level. Kami juga menyediakan bubuk kopi yang siap dikonsumsi,” terang Suyitno, Senin (12/08/2024).

Suyitno melanjutkan, penjualan biji kopi di desanya banyak didominasi oleh kopi bubuk sudah siap saji. Sementara, kopi varian Excelsa masih menjadi primadona. Pasalnya, pertumbuhan kedai kopi yang masif berbanding lurus dengan permintaan kopi jenis Excelsa.

“Memang paling laku itu Excelsanya. Punya aroma yang khas, rasanya juga. Seringnya konsumen dari kalangan pengusaha kedai kopi. Daerah konsumen kami cukup bervariasi, mulai Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Malang, sampai Jakarta dan Bekasi,” tandas Suyitno.

Penjualan kopi tahun ini bisa dibilang memberi berkah tersendiri bagi Suyitno. Kopi jenis Excelsa dengan berat 250 gram dihargai Rp34.000, sedangkan kopi serupa dengan kemasan 125 gram dibanderol Rp20.000 dan kemasan 1 kilogram dihargai Rp120.000.

Tak hanya itu, Suyitno juga menjual kopi jenis Robusta kemasan 250 gram yang dijual seharga Rp30.000, sedangkan kemasan 1 kilogram dibanderol seharga Rp90.000.

“Kami akui tahun ini kopi sedang naik harganya. Alhamdulillah. Semoga harga tersebut stabil, demi kesejahteraan petani kopi juga pada umumnya,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kabupaten MojokertoMojokerto
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Next Post
FEB Unisma1

Makin Berperan di Forum Internasional, Dosen dan Mahasiswa FEB Unisma Delegasi IRCMB Ke-5

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID