TUBAN, Tugujatim.id – Petani di Kabupaten Tuban terpaksa memanen tanaman padinya usai diterjang banjir bandang pada Selasa malam (18/10/2022). Padahal, hektaran lahan sawah petani Tuban yang ditanami tanaman padi ini sebenarnya tinggal menunggu beberapa hari lagi memasuki masa panen maksimal. Sayangnya, mereka terpaksa panen lebih awal pada Jumat (21/10/2022).
Panen lebih awal dilakukan karena khawatir terjadi banjir susulan hingga tanaman bakal terbawa air banjir.
“Gimana lagi, Mas. Nanti kalau kena banjir lagi malah semakin rugi,” kata Supadi, petani Tuban ini.
Supadi menambahkan, saat ini usia tanamannya mencapai 93 hari. Padahal, tinggal dua hari ini akan panen. Karena khawatir, nanti akan datang hujan deras lagi. Jadi, tidak ada pilihan lain untuk memanen terlebih dulu.

Dia juga menyampaikan, hasil panen tahun ini merosot jauh. Jika di tahun sebelumnya bisa memanen hingga 3 ton. Untuk tahun ini, diperkirakan hanya 2 ton saja dengan luasan lahan 3.300 meter persegi.
“Ini termasuk terparah dibandingkan banjir-banjir sebelumnya,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, wilayah kota Tuban dan sekitarnya diterjang banjir bandang pada Selasa malam (18/10/2022). Beberapa lembaga pendidikan dan ratusan rumah direndam banjir akibat luapan sungai di Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, yang tak kuat menampung volume air yang datang dari dataran tinggi.







