Petugas Gabungan di Pasuruan Tak Segan Memberikan Sanksi Sosial pada Pelanggar Prokes

  • Bagikan
Babinsa jajaran Kodim 0819/Pasuruan bersama 3 pilar terus mengimbau masyarakat patuhi prokes. (Foto:Dok/Tugu Jatim)
Babinsa jajaran Kodim 0819/Pasuruan bersama 3 pilar terus mengimbau masyarakat patuhi prokes. (Foto:Dok/Tugu Jatim)

PASURUAN, Tugujatim.id – Babinsa jajaran Kodim 0819/Pasuruan bersama 3 pilar gencar melaksanakan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) ke tempat-tempat keramaian, seperti mendatangi pasar tradisional, mal, tempat rekreasi, bahkan di ruas jalan-jalan utama wilayah Pasuruan Raya.

Kegiatan operasi Gakplin yang dilakukan dengan menerjunkan para babinsa bersama instansi terkait untuk memantau kedisiplinan masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19. Seperti yang sedang dilaksanakan petugas 3 pilar di wilayah Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (18/03/2021).

Guna mencegah penyebaran Covid-19, petugas blusukan ke pasar tradisional. (Foto:Dok/Tugu Jatim)
Guna mencegah penyebaran Covid-19, petugas blusukan ke pasar tradisional. (Foto:Dok/Tugu Jatim)

Tak hanya sekadar memantau, mereka juga selalu aktif mengimbau hingga memberikan sanksi sosial kepada semua masyarakat yang masih enggan mematuhi prokes. Harapannya, dengan adanya operasi penegakan disiplin yang dilaksanakan oleh petugas gabungan 3 pilar bersama babinsa bisa meningkatkan kesadaran masyarakat.

Seperti yang diungkapkan Danramil 23/Sukorejo Kapten Inf Suyono.

”Operasi gabungan yang dilakukan bertujuan agar warga masyarakat disiplin mematuhi prokes dengan harapan kita semua bisa terhindar dari risiko penularan Covid-19. Ini merupakan upaya dan usaha dari TNI, khususnya Kodim 0819/Pasuruan bersama instasi terkait dalam memerangi wabah virus Covid-19,” ujar Kapten Inf Suyono.

Dalam operasi penegakan disiplin yang dilaksanakan kali ini, masih banyak warga yang terkesan mengabaikan prokes. Hal itu terbukti dengan adanya belasan warga terjaring tanpa menggunakan masker di sekitaran Pasar Tradisional Sukorejo. Untuk itu, petugas gabungan langsung memberikan sanksi sosial di tempat. (*/ln)

  • Bagikan