TUBAN, Tugujatim.id – Partisipasi perempuan dalam Pilkada Tuban 2024 mencatat angka dominan. Dari total 942.865 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT), mayoritas yang hadir di tempat pemungutan suara (TPS) adalah perempuan, berkontribusi terhadap tingkat partisipasi sebesar 69,4 persen. Fenomena ini menjadi sorotan dalam evaluasi pilkada yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuban di Balai Wartawan, Senin (10/02/2025).
Komisioner KPU Gunawan Wihandono menyebutkan, sosialisasi yang menyasar kelompok perempuan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran politik mereka.
Baca Juga: Pendaftaran Soekarno Night Run 2025 Masih Dibuka, Kesempatan Spesial Beli 10 Slot Gratis 1
“Pada Pilgub Jatim, calon gubernurnya perempuan, dan ini turut memotivasi pemilih perempuan untuk lebih aktif berpartisipasi,” ujar Gunawan.
Selain itu, keterlibatan media dalam sosialisasi juga menjadi faktor utama dalam mendorong partisipasi pemilih. KPU menggandeng insan pers dari Ronggolawe Press Solidarity (RPS) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk menyebarluaskan informasi terkait pemilu.
Partisipasi Pemilih Menurun Dibanding Pilkada Sebelumnya
Meski Pilkada Tuban berlangsung lancar tanpa gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), partisipasi pemilih mengalami sedikit penurunan dibanding pilkada sebelumnya. Untuk Pilbup Tuban, partisipasi mencapai 69,36 persen, sedikit lebih rendah dibanding Pilgub Jatim yang mencapai 69,38 persen.
Perbedaan ini disebabkan oleh daftar pemilih tambahan (DPTb) di Lapas Kelas IIB Tuban. Warga binaan yang berasal dari luar daerah hanya memiliki hak memilih gubernur, tetapi tidak bisa memilih bupati atau wali kota.
“Hal ini menjadi catatan bagi kami dalam meningkatkan strategi sosialisasi ke depan agar semua pemilih potensial dapat lebih terlibat dalam pemilu,” tambah Gunawan.
Di tempat yang sama, Ketua RPS Tuban Khoirul Huda menegaskan, media memiliki peran strategis dalam menjaga transparansi dan meningkatkan literasi politik masyarakat. Menurut dia, pemilih yang mendapatkan informasi akurat cenderung lebih aktif dalam menggunakan hak pilihnya.
“Media bukan sekadar penyampai berita, tetapi juga pendorong kesadaran demokrasi. Kami terus berupaya menghadirkan informasi yang objektif dan mendidik agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks,” ungkap Huda.
Dalam kesempatan tersebut, evaluasi Pilkada Tuban juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Pers Nasional 2025. Para jurnalis RPS Tuban beserta keluarga turut hadir bersama perwakilan Dinas Kominfo-SP Tuban.
Prosesi pemotongan tumpeng menjadi simbol apresiasi atas sinergi antara pemerintah, KPU, dan media dalam menciptakan pemilu yang transparan dan berkualitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








