MALANG, Tugujatim.id – Hujan lebat yang mengguyur disertai angin kencang yang menerjang Kota Malang menimbulkan banyak dampak. Salah satunya pohon beringin yang sudah tua di depan Kantor Kelurahan Arjowinagun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, roboh pada Senin malam (28/03/2022). Akibatnya, 3 warung ikut terdampak terkena beringin roboh.
Tiga warung itu, yakni warung bakso mie pangsit, warung makan padang, dan kios konter ponsel yang tepat berada di bawah pohon itu. Beruntung, 21 orang yang ada di dalamnya berhasil menyelamatkan diri.
“Akibat pohon beringin roboh, warung mie pangsit dan bakso yang jadi ikon Arjowinangun itu terdampak. Kondisinya pun rusak parah. Ada warung padang, kios konter, dan warung bakso mie pangsit. Ada juga rombong jamu seyek. Dari total 21 orang, semua selamat. Tapi, ada yang sempat syok dan pingsan karena kaget,” beber Lurah Arjowinangun Andi Hamzah pada Senin malam (28/03/2022).
Dia mengatakan, pohon beringin itu roboh sekitar pukul 17.00. Dia mengungkapkan, peristiwa itu terjadi tak langsung roboh karena tertahan akarnya. Jadi, 21 orang yang ada di dalam warung bisa melarikan diri ketika pohon mulai roboh.

“Pohon beringin ini sudah ada sejak lama atau sekitar 30 tahun lebih. Pohon ini juga ikon Arjowinangun karena orang bertanya Kantor Kelurahan Arjowinangun di mana, ya ketika disebut beringin pangsit, pasti udah tahu,” jelasnya.
Petugas pun berusaha mengevakuasi pohon beringin itu hingga pukul 20.30. Andi mengaku tak berani mengerahkan warganya untuk mengevakuasi pohon karena tak memiliki peralatan memadai. Namun, warga juga tampak membersihkan ranting-ranting yang menghalangi jalan dan membantu memperlancar arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan parah.
“Kami nunggu tim evakuasi karena saya gak berani mengerahkan warga. Kami gak punya alat yang mumpuni. Kemudian pengetahuan cara mengevakuasi pohon belum ada. Saya takutnya malah membahayakan warga karena juga ada kabel listrik,” ucapnya.
Sementara itu, pemilik warung nasi padang Ahmad Rifai mengaku sedang beristirahat bersama istrinya di warung karena tak melayani pelanggan saat kejadian pohon tumbang itu. Sedangkan kedua adiknya berada di dapur warung.
“Anak saya yang berumur tujuh tajun kebetulan lagi ngaji di luar. Pohon beringin tiba-tiba roboh. Asbes, motor, dan alat-alat saya ketimpa semua. Tapi, alhamdulillah keluarga semua selamat,” ujarnya.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim







