• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana diskusi inklusi finansial. Foto: dok Kampus Desa Indonesia

Suasana diskusi inklusi finansial. Foto: dok Kampus Desa Indonesia

Pola Pikir dan Sadar Data Jadi Aspek Penting Inklusi Finansial

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Isu inklusi finansial menjadi bahasan oleh beberapa komunitas di Kota Malang seperti Kampus Desa Indonesia, Smart Community, serta Jasmerah. Bahasan ini berawal dari beberapa fenomena di lapangan yang terjadi, semisal peserta didik dari perguruan tinggi minim koneksi sentuhan orientasi finansial.

“Kalau berkaca dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020-2022 menunjukkan bahwa angka pengangguran terdidik yang berisi alumni perguruan tinggi mencapai 4,80 persen. Hal ini menjadi landasan awal kami mencoba membahas tentang inklusi finansial,” ucap Direktur Biro Layanan Psikologi dan Konseling Smart Community, Abdul Hamid Cholili, pada Minggu (22/10/2023).

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Menurut Cholili, perilaku berpenghasilan harus dipunyai bahkan sejak masih berkuliah. Walau demikian, Cholili juga menegaskan bahwa perlu perpaduan dalam diri seseorang hingga mencapai titik berpenghasilan. “Ibarat manajemen tindakan. Maksudnya memadukan kemampuan diri seperti aspek intelektual, sosial, dan finansial,” imbuhnya.

Selanjutnya Cholili memberi catatan bahwa seorang pengusaha (enterpreneur) tidak membatasi modal hanya berupa uang atau barang. Bagi Cholili, pewirausaha juga dikatakan memiliki modal seperti relasi luas atau gaya komunikasi yang khas. “Selain itu, keterampilan sosial juga bisa masuk modal karena dapat menciptakan akses jaringan pasar sehingga produk usaha bisa menjangkau segala lini,” beber Cholili.

Co-founder Kampus Desa Indonesia, Alfin Mustikawan mengatakan bahwa sadar data kini menjadi elemen penting dalam dunia finansial. Hal ini berangkat dari pengalaman pribadi Alfin yang menjumpai putrinya berjualan es kul-kul setelah melihat tayangan pada media sosial TikTok.

“Anak kami yang melihat TikTok tentang cara bikin es kul-kul, dia menawarkan es itu ke teman-teman seusianya. Nah itu contoh sadar data sejak dini. Sadar data ini dapat membantu keputusan finansial. Termasuk juga menjalin jaringan kemitraan dengan berbagai pihak,” ucap Alfin.

Reporter: Hanif Nanda
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari inifinansialinklusi finansialMalang
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
pppk tugu jatim

62 Persen Pelamar PPPK Kota Pasuruan Tak Lolos Seleksi Administrasi, Terbanyak Dari Kuota Teknis

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID