• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Polije.

Direktur Polije Saiful Anwar STP MP menunjukkan komitmen pengelolaan sampah mandiri melalui pemilahan, daur ulang plastik, hingga pengolahan kompos di lingkungan kampus. (Foto: dok Polije)

Polije Sudah Olah Sampah Mandiri sebelum SE Bupati Terbit, Saiful Anwar: Kami Bangun Budaya Baru

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Politeknik Negeri Jember (Polije) mengaku telah memulai pengelolaan sampah mandiri sejak beberapa tahun terakhir, bahkan sebelum terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati Jember tentang pengelolaan sampah mandiri di lingkungan instansi dan masyarakat.

Direktur Polije Saiful Anwar STP MP mengatakan, langkah tersebut kini semakin diperkuat menyusul terbitnya SE Bupati Jember sebagai upaya mengurangi timbulan sampah sekaligus menghentikan sistem open dumping di TPA.

You might also like

Kota Malang

DBHCHT Kota Malang Dialokasikan untuk Kesehatan hingga Perlindungan Sosial Masyarakat

09/07/2026 10:01 AM
Jember

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Jember Perkuat Mitigasi Kekeringan

08/07/2026 7:53 PM

“Beberapa waktu lalu kami sudah mulai menginisiasi upaya pengolahan sampah mandiri. Ini sejalan dengan surat edaran bupati tentang pengelolaan sampah mandiri, khususnya di lingkungan instansi,” ujar Saiful Anwar.

Menurut dia, Polije kini mulai membangun budaya baru di lingkungan kampus dengan membiasakan sivitas akademik memilah sampah sesuai jenisnya. Mulai sampah organik, anorganik, hingga sampah yang dapat didaur ulang.

Baca Juga: Kampus 6 Polije NTT Bakal Punya Prodi Baru, Fokus Kembangkan Agribisnis Lokal

“Di setiap kegiatan institusi selalu kami gaungkan kepada seluruh sivitas akademik untuk membangun budaya membuang sampah sesuai klasifikasi yang sudah kami siapkan,” katanya.

Polije juga telah menyediakan tempat sampah terpilah di berbagai titik kampus guna mempermudah proses pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Manfaatkan Botol Bekas Jadi Pot Tanaman

Tak hanya sebatas imbauan, kampus vokasi tersebut bahkan telah melakukan revitalisasi pengolahan sampah mandiri sejak dua tahun lalu. Fokus utama diarahkan pada pengolahan sampah anorganik seperti plastik, kaca, dan logam.

“Untuk sampah plastik kami lakukan penghancuran, lalu dikumpulkan dan dikembalikan fungsinya menjadi barang yang lebih berguna,” ungkapnya.

Polije kelola sampah mandiri.
Direktur Polije Saiful Anwar STP MP saat memberikan sambutan. (Foto: dok Polije)

Salah satu inovasi yang dikembangkan yakni memanfaatkan botol plastik bekas menjadi pot tanaman hingga berbagai produk kerajinan lain yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi lebih tinggi.

Selain itu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Polije juga aktif menggerakkan pelatihan pengolahan sampah anorganik menjadi produk kreatif seperti tas dan berbagai perlengkapan rumah tangga.

“Kegiatan ibu-ibu Dharma Wanita selalu digaungkan melalui pelatihan pembuatan tas atau barang lain yang bahan dasarnya berasal dari sampah anorganik,” imbuhnya.

Sementara untuk sampah organik seperti daun dan sisa makanan, Polije mengolahnya menjadi pakan maggot dan pupuk kompos melalui proses fermentasi.

Baca Juga: DWP Polije Ajak Anggota Olah Sampah Plastik Jadi Dekorasi Kreatif

Menurut Saiful, hasil kompos tersebut sangat membantu kebutuhan internal kampus, khususnya untuk mendukung kegiatan di bidang pertanian.

“Kompos ini bisa menjadi pengganti pupuk, apalagi sekarang harga pupuk cukup mahal. Ini sangat membantu kebutuhan internal Polije,” jelasnya.

Komitmen Polije dalam pengelolaan lingkungan juga dibuktikan lewat capaian nasional. Politeknik Negeri Jember (Polije) berhasil mempertahankan posisi sebagai peringkat ketiga perguruan tinggi vokasi atau klaster Politeknik paling berkelanjutan di Indonesia dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings 2025. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Polije dalam membangun kampus ramah lingkungan melalui pengelolaan sampah, efisiensi energi, hingga penguatan budaya berkelanjutan di lingkungan akademik.

Lebih jauh, Saiful menilai langkah Pemkab Jember melalui SE pengelolaan sampah mandiri menjadi upaya penting dalam membangun kesadaran masyarakat agar lebih bijak menggunakan plastik sekali pakai.

“Tentu langkah bupati sangat baik dan kami sambut positif. Harapannya pengolahan sampah ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, termasuk di lingkungan internal Polije,” tandasnya. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniBerita Polije terbaruInovasi kampus PolijeJemberKabupaten Jember hari iniOlah sampah mandiri di Polije
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Kota Malang

DBHCHT Kota Malang Dialokasikan untuk Kesehatan hingga Perlindungan Sosial Masyarakat

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 10:01 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) terus dioptimalkan Pemerintah Kota Malang untuk mendukung berbagai program yang...

Jember

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Jember Perkuat Mitigasi Kekeringan

by Mochamad Abdurrochim
08/07/2026 7:53 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperkuat langkah mitigasi menghadapi potensi kekeringan pada...

DPRD

Banyak Keluhan Korban Konser Denny Caknan, DPRD Surabaya Evaluasi Layanan RSUD Soewandhie

by Mochamad Abdurrochim
08/07/2026 6:41 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya akan memanggil Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan manajemen RSUD dr...

Gus Fawait

Jember Kendalikan Inflasi di Bawah Nasional, Gus Fawait Ungkap Strateginya

by Mochamad Abdurrochim
08/07/2026 3:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember berhasil menjaga stabilitas ekonomi daerah dengan mencatatkan angka inflasi yang lebih rendah dibandingkan rata-rata...

Next Post
PNM Mengajar.

2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Ikuti PNM Mengajar di HUT Ke-27, Belajar Jadi Entrepreneur di Era Digital

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID