JEMBER, Tugujatim.id – Politeknik Negeri Jember (Polije) resmi meluncurkan Teaching Factory (Tefa) Auto Hub. Tefa ini menjadi unit baru yang fokus pada perawatan dan perbaikan kendaraan listrik maupun konvensional. Soft launching Tefa Auto Hub yang digelar baru-baru ini, dihadiri oleh sivitas akademika Polije.
Direktur Polije, Saiful Anwar STP MP menyampaikan bahwa hadirnya Tefa Auto Hub merupakan langkah strategis kampus vokasi ini dalam menjawab perkembangan industri otomotif yang kini mengarah ke teknologi ramah lingkungan dan penggunaan energi terbarukan.
“Hari ini dilaksanakan soft launching Tefa Auto Hub, sebuah Tefa baru dari Polije yang bergerak di bidang perawatan dan perbaikan kendaraan, baik kendaraan listrik (electric vehicle) maupun kendaraan berbahan bakar konvensional,” jelasnya.
Unit ini memberikan layanan servis untuk kendaraan roda dua dan empat, termasuk kendaraan listrik dan berbahan bakar bensin. Selain itu, Tefa Auto Hub juga menjadi sarana praktik langsung bagi mahasiswa, khususnya yang menekuni bidang energi terbarukan.

Selain menjadi tempat praktik mahasiswa, Tefa ini juga membuka ruang kolaborasi antara kampus dan dunia industri otomotif. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan terlibat secara langsung dalam proses kerja di bengkel, mulai dari diagnosa kendaraan hingga proses servis dan perawatan, dengan supervisi tenaga ahli dan dosen pembimbing.
“Tefa Auto Hub juga dirancang sebagai wadah pembelajaran praktis bagi mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan melalui pengalaman langsung di bengkel, sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat dalam layanan otomotif modern,” tambahnya.
Manajer Tefa Auto Hub, Nurul Zainal Fanani SST MT menjelaskan, bahwa layanan pada tahap awal masih difokuskan untuk kalangan internal kampus. Baik mahasiswa, dosen, dan karyawan. Hal ini bertujuan untuk menyempurnakan sistem pelayanan sebelum dibuka untuk masyarakat umum.
BACA JUGA: Polije Sabet Tiga Penghargaan Bergengsi Vokasi Berinovasi
“Hal ini dilakukan sebagai tahap awal sebelum nantinya memasuki fase grand opening, di mana layanan akan dibuka secara luas untuk masyarakat umum,” terang Fanani.
Selain layanan servis dan penjualan suku cadang, Auto Hub juga akan dikembangkan menjadi pusat pelatihan konversi kendaraan dari bahan bakar konvensional ke listrik, serta pelatihan pemeliharaan kendaraan listrik.
Tak berhenti sampai di situ, Polije juga akan melengkapi fasilitas Tefa Auto Hub dengan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang menggunakan sistem fast charging DC untuk kendaraan roda empat. SPKLU ini akan menggunakan sistem token, sehingga pengguna bisa melakukan pengisian daya dengan lebih cepat dan efisien.
Sementara itu, untuk kendaraan roda dua, Polije menyiapkan fasilitas pengisian daya gratis yang bersumber dari panel surya. Titik pengisian ini akan ditempatkan di area luar bengkel, agar pengguna yang kehabisan baterai di jalan tetap bisa mengakses layanan tersebut.
BACA JUGA: Gelar Produk Wirausaha Merdeka Polije Ajang Unjuk Gigi Startup Muda
“Untuk kendaraan roda dua, Auto Hub akan menyediakan pengisian daya gratis yang bersumber dari panel surya. Ini merupakan wujud komitmen kami terhadap pemanfaatan energi terbarukan,” imbuhnya.
Dengan berbagai fasilitas tersebut, Tefa Auto Hub Polije diharapkan bisa menjadi model Teaching Factory unggulan di bidang otomotif hijau. Tidak hanya mendorong pembelajaran vokasi berbasis industri, tetapi juga mendukung percepatan transisi energi bersih di sektor transportasi.
Melalui Tefa ini, Polije menunjukkan bahwa kampus vokasi mampu menjadi motor penggerak inovasi sekaligus solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat akan layanan otomotif yang modern dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








