Polres Batu Tetapkan 24 Pelaku Pesta dan Pemilik Villa Jadi Tersangka

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Batu AKP Jeifson Sitorus saat menjelaskan terkait 24 pelaku pesta dan pemilik vila di Kota Batu yang menjadi tersangka. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)
Kasat Reskrim Polres Batu AKP Jeifson Sitorus saat menjelaskan terkait 24 pelaku pesta dan pemilik vila di Kota Batu yang menjadi tersangka. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

BATU, Tugujatim.id – Di tengah penerapan PPKM Darurat, puluhan pemuda justru didapati asyik berpesta di Vila Savira Panderman Hill Batu pada Rabu (07/07/2021). Buntutnya, kini Polres Batu telah menetapkan 24 pelaku pesta dan pemilik vila menjadi tersangka.

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Jeifson Sitorus menuturkan, penggerebekan bermula usai adanya laporan dari warga yang terganggu dengan adanya pesta yang digelar para pelaku hingga tengah malam. Saat menggerebek, petugas mendapati 24 pemuda itu sedang asyik berpesta dilengkapi live music. Bahkan, saat itu juga ditemui botol-botol minuman keras (miras) yang diduga digunakan dalam pesta itu.

“Semua kami jadikan tersangka, baik 24 pelaku maupun dari pemilik villanya,” ujar Jeifson, Sabtu (10/07/2021).

Pihaknya juga menetapkan pemilik villa sebagai tersangka karena dirasa abai dan tidak mendukung pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 di Kota Batu.

“Mereka sudah mengetahui bahwa di Kota Batu ini sedang diberlakukan PPKM Darurat, tapi pemilik villa masih mengizinkan. Tapi, ternyata mereka melebihi kapasitas villa dari ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Polres Batu tidak menahan seluruh tersangka. Baik pemilik villa maupun 24 pemuda yang berasal dari Kota Malang, Surabaya, dan Madiun itu.

“Namun, mereka diharuskan untuk wajib lapor sambil menunggu jadwal sidang tindak pidana ringan (tipiring) beberapa hari ke depan,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Batu bersama Tim Gabungan membubarkan wisatawan yang berpesta di Villa Savira Panderman Hill, Kota Batu, dan melanggar aturan PPKM Darurat, Rabu malam (07/07/2021). Dari hasil patroli tersebut, total sebanyak 24 wisatawan itu telah diamankan di Polres Batu.

Kapolres Batu AKBP Catur C. Wibowo menuturkan, 24 pemuda pemudi tersebut merupakan wisatawan asal Kota Malang, Surabaya, dan Madiun. Disebutkan, para wisatawan itu didapati telah menggelar pesta ulang tahun dengan disertai live music dan minum minuman keras.

“Mereka semua bukan warga Kota Batu, ada laki-laki dan perempuan. Untuk itu, kami amankan dan diproses sesuai undang-undang yang berlaku, serta disesuaikan dengan PPKM Darurat ini,” ujarnya.

 

  • Bagikan